Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Yordania dan Aljazair diprediksi menjadi laga sengit dengan intrik taktik yang menarik.

Laga ini akan digelar pada Rabu (23/6/2026) pukul 10.00 WIB.

in1

>>> Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata

Aljazair datang dengan kualitas individu mumpuni dan gaya menyerang, sementara Yordania mengandalkan disiplin bertahan serta kecepatan serangan balik.

Bagi Aljazair, laga ini menjadi kesempatan menunjukkan kekuatan sepak bola Afrika. Yordania ingin membuktikan mampu bersaing dengan tim bereputasi lebih besar.

Ketajaman Lini Depan Aljazair Jadi Senjata Utama

Aljazair diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-3-3 andalan mereka.

Formasi itu memungkinkan permainan menyerang dengan memanfaatkan lebar lapangan dan pergerakan cepat para pemain depan.

Perhatian utama tertuju pada Mohamed Amoura. Meski belum maksimal di laga sebelumnya, ia tetap menjadi penyerang berbahaya.

Kecepatan dan kemampuannya mencari ruang membuatnya sulit dihentikan.

Di sisi kanan, Riyad Mahrez masih menjadi figur penting. Sebagai kapten, ia membawa pengalaman dan kreativitas.

Kemampuan mengontrol bola, memberi umpan matang, dan melepaskan tendangan melengkung menjadi ancaman bagi Yordania.

Ibrahim Maza diprediksi menjadi motor serangan dari sisi kiri. Pemain muda ini memiliki teknik baik dan visi matang.

Pergerakannya yang dinamis dapat membuka ruang bagi Amoura untuk mencetak gol.

Di lini tengah, kombinasi Hicham Boudaoui, Ramiz Zerrouki, dan Nabil Bentaleb menjadi penyeimbang. Boudaoui terkenal dengan energi, Zerrouki menjaga keseimbangan, dan Bentaleb memberi kreativitas.

Aljazair diprediksi lebih dominan dalam penguasaan bola dan menekan Yordania sejak awal.

Disiplin Bertahan dan Serangan Balik Jadi Andalan Yordania

Yordania diperkirakan mengandalkan formasi 3-4-1-2 yang menitikberatkan pada organisasi pertahanan rapi dan transisi cepat.