Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman memastikan ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman.

Hal ini disampaikan setelah dirinya meninjau langsung Terminal BBM Plumpang, Jakarta Utara, pada Senin (22/6/2026).

in1

>>> PT Red Planet Indonesia Tbk Rombak Susunan Pengurus Perusahaan

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan mutu BBM yang diterima masyarakat sesuai ketentuan. Selain itu, Dudung juga memantau proses penyaluran energi ke masyarakat sipil dan instansi strategis negara.

"Pemerintah memastikan pasokan BBM aman, mutu BBM terus diawasi, dan distribusi ke masyarakat dikawal agar tetap lancar.

Ini penting agar tidak terjadi kelangkaan, antrean panjang, atau gangguan pasokan," ujar Dudung.

Dudung menilai Terminal BBM Plumpang memiliki peran krusial sebagai indikator utama ketahanan energi nasional di ibu kota.

Kelancaran operasional fasilitas ini berdampak langsung pada stabilitas pasokan energi di area sekitarnya.

>>> Blake Lively Tak Hadiri Pesta Lajang Taylor Swift

"Kalau Terminal BBM Plumpang beroperasi dengan baik, distribusi energi untuk Jakarta dan sekitarnya juga akan lebih terkendali," jelasnya.

Stabilitas pasokan energi didukung infrastruktur masif dari pengelola. Data Pertamina Patra Niaga mencatat Terminal BBM Plumpang memiliki kapasitas tampung sekitar 324 ribu kiloliter.

Pasokan diperkuat melalui jalur pipa sepanjang 212 kilometer yang terhubung ke Integrated Terminal Balongan di Indramayu.

Distribusi harian dari Plumpang menggunakan 246 unit mobil tangki milik Pertamina Patra Niaga dengan total kapasitas angkut lebih dari 5.500 kiloliter per perjalanan.

>>> NASA Uji Coba Bola Piala Dunia 2026 di Luar Angkasa

Depot ini melayani lebih dari 1.000 lembaga penyalur, termasuk SPBU, Pertashop, stasiun pengisian nelayan, sektor industri strategis, serta kebutuhan operasional TNI dan Polri.