Hubungan orang tua dan anak bisa merenggang seiring bertambahnya usia anak. Komunikasi yang mulai jauh sering kali tidak disadari hingga muncul masalah.

Mengenali tanda-tanda awal dapat membantu orang tua memperbaiki kedekatan dengan anak. Berikut tujuh tanda komunikasi dengan anak mulai jauh.

in1

>>> Aturan Baru BI: UMKM Harus Lulus Pelatihan Dulu Baru Dapat Modal

Tanda Komunikasi dengan Anak Mulai Jauh

1. Obrolan hanya di permukaan.

Anak hanya membahas hal ringan seperti cuaca atau kabar singkat tanpa masuk ke topik pribadi.

Mereka menghindari membicarakan perasaan, masalah, atau hubungan. Jika terus terjadi, anak mungkin tidak lagi merasa nyaman bercerita pada orang tua.

2. Minim kasih sayang dan rasa terima kasih.

Anak yang dulu hangat menjadi lebih dingin dan jarang mengucapkan sayang atau terima kasih.

Apresiasi dan afeksi yang jarang terlihat membuat hubungan emosional melemah. Jarak emosional pun makin terasa dalam keseharian.

3. Hanya menghubungi saat butuh.

Anak hanya datang saat membutuhkan bantuan, seperti minta uang, tanpa sekadar bertanya kabar.

Hubungan terasa transaksional dan satu arah. Kedekatan sehat seharusnya tidak hanya muncul saat ada kebutuhan.

4. Dendam yang berkepanjangan.

Anak menyimpan luka masa lalu dan terus mengungkitnya meski sudah ada permintaan maaf.

Rasa kecewa yang dipelihara menghalangi pemulihan hubungan. Setiap percakapan mudah berubah menjadi konflik atau sindiran.

>>> Jenazah Oliver Tree Dipulangkan ke California Usai Kecelakaan Helikopter di Brasil

5. Sikap tidak menghormati.

Anak merendahkan, sarkasme, membantah kasar, atau mempermalukan orang tua di depan umum.

Ketidakhormatan juga terlihat dari bahasa tubuh seperti memutar bola mata atau menolak merespons.

6. Ekspresi emosi terasa datar.

Anak yang biasanya ceria berubah menjadi datar, jarang tersenyum, dan tidak antusias.

Mereka tampak kurang bereaksi terhadap hal yang sebelumnya disukai.

7. Menghindari kontak mata dan kedekatan.

Anak lebih sering menunduk atau melihat ke arah lain saat berbicara.

Bahkan saat berdua, mereka tetap menjaga jarak dan tidak benar-benar hadir.

Cara Memperbaiki Hubungan

Jika tanda-tanda di atas mulai terlihat, jangan panik. Cobalah membuka percakapan dengan lembut dan mendengarkan tanpa menghakimi.

Berikan ruang bagi anak untuk bicara. Perbaikan hubungan butuh waktu, kesabaran, dan sikap konsisten.

>>> 12 Jam Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang, Warga Mulai Dievakuasi

Yang terpenting, tunjukkan bahwa orang tua tetap menjadi tempat bersandar yang aman dan hangat.