PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan kinerja lini bisnis asuransi marine cargo.

Langkah ini diumumkan pada Jumat (19/6/2026) sebagai upaya memperkuat portofolio bisnis yang sehat.

in1

>>> Cache Bikin Lemot HP Android? Begini Cara Membersihkannya

Perusahaan kini fokus meningkatkan penetrasi pada segmen korporasi sebagai kompetensi inti. Selain itu, Jasindo juga mengembangkan bisnis ritel berbasis digital.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, menjelaskan bahwa optimalisasi operasional akan didukung oleh pengelolaan risiko yang ketat.

"Ditambah, penerapan manajemen risiko dan underwriting yang prudent," ungkapnya.

Jasindo juga menghadirkan solusi end-to-end sebagai mitra manajemen risiko. Hal ini dilakukan untuk menjaga pelayanan pelanggan tetap optimal.

>>> Menkeu Buka Peluang Kenaikan TKD hingga Rp 90 Triliun pada 2027

Perluasan Bisnis Regional

Selain digitalisasi dan fokus korporasi, Jasindo memperluas pengelolaan bisnis regional. Perusahaan memanfaatkan kantor cabang dan kantor perwakilan di daerah.

Brellian menambahkan, "Memperkuat juga peran representative office di 30 kota sebagai motor akuisisi regional." Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan jangkauan pasar.

Manajemen Jasindo terus mencermati dinamika geopolitik dan perdagangan global. Hal ini untuk memastikan strategi bisnis yang adaptif terhadap perubahan.

>>> Shin Tae-yong Latih Persija Jakarta Tanpa Janji Menang Terus

Hingga Mei 2026, lini bisnis pengangkutan marine cargo Jasindo berhasil membukukan premi sebesar Rp 32,14 miliar. Premi tersebut didominasi oleh aktivitas pengiriman domestik.