Kebakaran melanda pabrik sandal jepit PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, sejak Senin (22/6/2026) dini hari.

Api masih berkobar hingga siang hari setelah lebih dari 12 jam.

in1

>>> AS dan Iran Bentuk Unit Khusus untuk Hentikan Perang Israel-Hizbullah di Lebanon

Petugas pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan api yang menghasilkan kepulan asap hitam tebal. Asap dari sisa material yang terbakar mulai menyebar ke permukiman warga di sekitar lokasi.

Puluhan warga terpaksa dievakuasi karena asap pekat dikhawatirkan mengganggu kesehatan.

Sebagian warga memilih mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat, sementara lainnya dibawa ke lokasi pengungsian sementara yang disiapkan pemerintah setempat.

Salah seorang warga, Pasiman, mengaku telah memindahkan anak dan cucunya ke Karawaci dan Cisoka.

Ia menyebut kebakaran serupa pernah terjadi beberapa kali, namun kali ini merupakan yang paling parah.

Pemerintah Kelurahan Tanah Tinggi melakukan evakuasi terhadap warga yang tinggal dalam radius sekitar 200 meter dari lokasi kebakaran.

>>> Bos Kartel Narkoba Hells Angels Ditangkap di Bali Sudah Dideportasi

Lurah Tanah Tinggi, Dewi Ratna Sari, mengatakan arah angin yang berubah sejak pagi menyebabkan asap pekat bergerak menuju permukiman.

"Sejak pagi arah angin berubah ke wilayah Tanah Tinggi sehingga asap mulai masuk ke permukiman.

Karena asap cukup pekat dan mulai mengganggu pernapasan, warga yang berada di sekitar lokasi kami evakuasi ke tempat yang lebih aman," kata Dewi.

Pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan Puskesmas Tanah Tinggi untuk memantau kesehatan warga. Tenaga kesehatan diterjunkan guna memeriksa kondisi masyarakat yang terdampak asap.

Hingga saat ini belum ditemukan laporan warga yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Warga tetap diimbau menggunakan masker saat beraktivitas untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan.

Selain menyiapkan lokasi pengungsian sementara di sarana ibadah, Kelurahan Tanah Tinggi juga membuka posko kesehatan di dekat lokasi kebakaran.

>>> Mesir Cetak Sejarah di Piala Dunia Usai Tekuk Selandia Baru

Posko tersebut memudahkan warga melakukan pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini gejala gangguan pernapasan.