Samsung Electro-Mechanics Pasok Komponen Kunci Akselerator AI Pertama Qualcomm
Samsung Electro-Mechanics, anak usaha Samsung Group di bidang komponen elektronik, dikabarkan akan memasok komponen penting untuk akselerator AI pertama Qualcomm.
Perusahaan telah memulai produksi massal substrate Flip-Chip Ball Grid Array (FC-BGA) yang digunakan untuk mengemas chip semikonduktor kelas atas.
>>> Omoway Luncurkan Motor Listrik Omo X dengan Teknologi Self Balancing, Harga Mulai Rp46,9 Juta
Menurut laporan ZDNet Korea, produksi substrate FC-BGA untuk Qualcomm AI200 dilakukan di pabrik Samsung Electro-Mechanics di Busan, Korea Selatan.
Kesepakatan ini menandai perluasan kemitraan antara Qualcomm dan Samsung, yang sebelumnya hanya mencakup chip ponsel dan PC, kini merambah pasar pusat data.
Substrate FC-BGA untuk AI Inference
Substrate FC-BGA menghubungkan chip semikonduktor ke motherboard utama menggunakan micro bump flip-chip.
Dibandingkan wire bonding tradisional, FC-BGA menawarkan karakteristik listrik dan termal yang jauh lebih unggul, sehingga ideal untuk komputasi berkinerja tinggi.
Substrate yang diproduksi Samsung untuk AI200 memiliki sekitar 10 hingga 15 lapisan internal, lebih sederhana dibandingkan substrate 20+ lapisan untuk akselerator pelatihan AI dari AMD dan Nvidia.
>>> Shin Min Ah: Jangan Terburu-buru Menikah, Kenali Diri Dulu
AI200 dioptimalkan untuk beban kerja inferensi AI, bukan pelatihan berat, sehingga menggunakan LPDDR5 DRAM yang lebih hemat daya daripada High Bandwidth Memory (HBM).
AI200 adalah akselerator AI pusat data pertama Qualcomm, diumumkan pada Oktober 2025 dalam Snapdragon Summit 2025.
Chip ini menggunakan inti CPU Oryon buatan Qualcomm dan NPU Hexagon, serta dijadwalkan meluncur pada paruh kedua tahun ini.
Samsung Electro-Mechanics saat ini memproduksi substrate dalam jumlah kecil, tetapi kemitraan ini diperkirakan akan meluas seiring waktu.
>>> Bocoran Baru: Galaxy S27 Pro Bakal Punya Fitur Layar Khas Ultra
Sementara itu, LG Innotek juga dikabarkan berupaya memasuki rantai pasok FC-BGA Qualcomm untuk AI200 pada tahun depan.
Update Terbaru
Ollie Watkins Puji Morgan Rogers: Dia Bisa Capai Level Tertinggi
Senin / 22-06-2026, 17:17 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.843 per Dolar AS pada 22 Juni 2026
Senin / 22-06-2026, 17:17 WIB
Agensi Bantah Rumor Kencan Daesung BIGBANG dan Hur Youngji KARA
Senin / 22-06-2026, 17:17 WIB
Penggemar Sinetron Kecewa British Soap Awards Dihapus, Khawatir Masa Depan Genre
Senin / 22-06-2026, 17:15 WIB
Manchester United Sepakati Syarat Pribadi dengan Mateus Fernandes
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Adegan Ciuman Ibu-Anak di House of the Dragon Season 3 Bikin Mual
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Aston Villa Akan Hadapi Indonesia All Stars di SUGBK Agustus 2026
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Rekomendasi HP 5G Murah Juni 2026, Performa Tinggi di Bawah Rp5 Juta
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Ellips Luncurkan Vitamin Rambut Ultra Light untuk Atasi Masalah Lepek
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Pertamina Mandalika International Circuit Gembleng Pembalap Muda Indonesia
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Keir Starmer Mundur, Momen Kacau Tandai 10 Tahun Brexit
Senin / 22-06-2026, 17:12 WIB
PGN Siap Pasok Tambahan Gas Bumi dari Lapangan Sengeti
Senin / 22-06-2026, 17:12 WIB
Bumi Resources Alihkan Modal ke Diversifikasi Usaha, Tak Bagikan Dividen 2025
Senin / 22-06-2026, 17:12 WIB
Ferrari Siap Luncurkan Sesuatu pada 4 Juli, Mungkinkah 12Cilindri Manual?
Senin / 22-06-2026, 17:08 WIB






