Qualcomm resmi memperkenalkan chip khusus untuk perangkat extended reality (XR) generasi terbaru bernama Snapdragon Reality Elite.

Chip ini dirancang untuk mendukung perangkat komputasi spasial seperti headset VR, mixed reality, dan kacamata XR masa depan.

in1

>>> RMI PBNU Gelar Pelatihan Anti Kekerasan di Pesantren Lampung Tengah

Snapdragon Reality Elite dilengkapi kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang berjalan langsung di perangkat. Teknologi AI on-device ini menawarkan kinerja hingga 48 triliun operasi per detik.

Qualcomm mengklaim performa Neural Processing Unit (NPU) chip ini 160 persen lebih tinggi dari generasi pendahulunya.

Dengan kemampuan tersebut, perangkat XR yang mengadopsi chip ini dapat menjalankan berbagai model AI secara mandiri tanpa harus terhubung ke cloud.

Sistem ini mampu memproses large language model dengan 3 miliar parameter pada kecepatan 45 token per detik.

Selain itu, chip dapat menjalankan large vision model 512x512 dengan latensi sekitar 1,7 detik langsung di perangkat.

Peningkatan Performa dan Efisiensi

Kecepatan clock prosesor mencapai hingga 2,9 GHz, meningkat 30 persen, sementara pengolah grafis naik 60 persen.

>>> OJK Finalisasi Seleksi Calon Direksi BEI, Diumumkan Pekan Depan

Chipset ini mendukung visual hingga resolusi 4,4K untuk setiap mata pada refresh rate 90 FPS untuk gerakan yang lebih mulus.

Efisiensi daya juga ditingkatkan, memberikan masa pakai baterai hingga 20 persen lebih lama pada beban kerja yang sama.

Suhu perangkat diklaim bisa lebih rendah hingga 12 derajat Celsius saat menjalankan aplikasi XR berat. Optimalisasi pada CPU, GPU, dan NPU menjadi sumber utama peningkatan efisiensi.

Qualcomm juga menyempurnakan kemampuan video-see-through untuk mengurangi latensi dan meningkatkan kualitas gambar objek digital.

Debut Perdana pada Perangkat XREAL

Snapdragon Reality Elite direncanakan hadir pada headset VST all-in-one berperforma tinggi dan perangkat optical-see-through yang lebih ringan.

Project Aura dari XREAL dijadwalkan menjadi perangkat pertama yang mengadopsi chip ini pada tahun ini.

>>> Swiss Incar Kemenangan Perdana Lawan Bosnia di Piala Dunia 2026

Perangkat XR generasi berikutnya dari Play for Dream juga dipastikan akan menggunakan chipset terbaru tersebut.