Personel Angkatan Laut juga bertugas di darat, melakukan patroli bersama marinir dan berlatih operasi seperti evakuasi medis.

>>> Kecelakaan Tanker KC-46 Kedua: Kesalahan Kru Jadi Penyebab Boom Lepas

in1

Aturan baru Angkatan Laut ini sejalan dengan pedoman yang dirilis Departemen Pertahanan pada Agustus lalu.

Kebijakan ini muncul tak lama setelah Korps Marinir mengeluarkan otorisasi spesifiknya sendiri pada akhir Mei, dengan ketentuan yang hampir identik.

Medali tersebut diumumkan pada Agustus untuk menggantikan Armed Forces Service Medal, yang sebelumnya diberikan kepada personel yang memenuhi syarat untuk misi ini sejak 2019.

Medali ini identik dengan Mexican Border Service Medal, penghargaan yang diberikan kepada pasukan yang bertugas di sisi AS perbatasan antara 1916 dan 1917.

Medali tersebut menampilkan pedang Romawi dan tulisan 'For Service on the Mexican Border' dengan pita hijau dan kuning.

Sebelum perubahan ini, pelaut yang dikerahkan setelah 20 Januari 2025 menerima Armed Forces Service Medal.

Pelaut yang telah menerima medali itu dapat meminta penukaran dengan medali yang lebih baru, tetapi tidak dapat memiliki keduanya.

Pelaut yang menerima Armed Forces Service Medal untuk periode sebelum 20 Januari 2025 tidak dapat meminta Mexican Border Defense Medal.

Setiap pelaut hanya dapat menerima satu medali, berapa pun jumlah penugasan yang memenuhi syarat.

>>> RUU Veteran AS Berpotensi Kurangi Kompensasi Tinnitus untuk Biayai Manfaat Lain

Hingga Senin lalu, belum ada marinir yang secara resmi dianugerahi medali baru tersebut, menurut Korps Marinir.