Sanksi larangan tampil pada balapan utama MotoGP Ceko 2026 resmi dijatuhkan kepada pebalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi.

Hukuman ini akibat insiden fisik dengan seorang petugas lintasan di Sirkuit Brno pada Sabtu (20/6).

in1

>>> Rencana Kenaikan HET Minyakita Tetap Bergulir, Pemerintah Masih Cari Formulasi Harga

Keputusan tegas dari FIM MotoGP Stewards ini memicu reaksi dari manajemen tim.

Pihak internal Aprilia pada mulanya tidak mengetahui secara utuh peristiwa pasca-jatuhnya Bezzecchi di area gravel saat laga Sprint Race.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengaku baru melihat visual utuh dari rekaman amatir yang beredar luas beberapa jam setelah balapan selesai.

"Ya, saya terkejut," katanya.

Rivola menilai tindakan spontan awal sang rider masih dalam batas kewajaran karena situasi darurat kendaraan. "Saya tidak terlalu terkejut dengan tindakan pertama karena dia seperti ingin menyelamatkan motornya.

Tetapi yang kedua jelas tidak bisa diterima," ujarnya.

Klarifikasi lebih mendalam baru didapatkan manajemen ketika pihak FIM memanggil perwakilan Aprilia. Bezzecchi memberikan pembelaan awalnya, mengatakan bahwa marshal membuat mesin motor meraung.

>>> Daihatsu Respons Penutupan Sebelas Outlet Dealer Milik Asco Automotive

Kondisi psikologis di lintasan dinilai memengaruhi daya ingat sang atlet terhadap rincian pelanggaran. "Dia benar-benar lupa dengan bagian yang kedua.

Dalam situasi seperti itu adrenalin sedang berada di puncaknya," tutur Rivola.

Manajemen tim sempat mengajukan keberatan resmi ke pihak steward sebelum akhirnya permohonan tersebut ditolak sepenuhnya.

"Kami mendukung prinsip nol toleransi, jadi saya menerima hukuman itu dan kami menerimanya," ujar Rivola.

Langkah banding diambil manajemen karena menilai ada ketidaksetaraan sanksi dibandingkan kasus pelanggaran disiplin serupa pada musim sebelumnya.

"Misalnya insiden Aleix Espargaro dan Franco Morbidelli yang saat itu berujung denda dan hukuman grid," kata Rivola.

>>> BEI Sambut Empat Emiten Baru pada Awal Juli 2026

Absennya pebalap utama ini dipastikan bakal memengaruhi perolehan poin krusial dalam perebutan takhta juara dunia MotoGP musim 2026.