>>> Tata Cara dan Doa Sholat Dhuha, Ibadah Sunah Penghapus Dosa

Namun, pergerakan harga komoditas juga perlu menjadi perhatian dalam menentukan pilihan saham," jelas Reza.

in1

Sementara itu, dari sudut pandang berbeda, Co-Founder PasarDana Hans Kwee mengamati adanya sentimen positif di pasar global yang lahir dari optimisme perundingan teknis antara Amerika Serikat dan Iran.

Namun, Hans juga menyoroti sikap hawkish The Fed yang mempertahankan suku bunga tinggi karena solidnya data ketenagakerjaan AS, serta adanya sinyal percepatan kenaikan suku bunga dari Bank of Japan jika konflik Timur Tengah memicu inflasi berkepanjangan.

Mengenai hasil Global Market Accessibility Review 2026 dari MSCI, Hans menegaskan posisi Indonesia sebagai Emerging Market masih aman meskipun aspek Information Flow mengalami penurunan penilaian dari positif menjadi negatif.

"Dari hasil Global Market Accessibility Review 2026 terlihat Indonesia akan tetap bertahan di Emerging Market karena sebagian besar hasil review Indonesia masih lebih baik dibandingkan banyak negara lain dalam kelompok Emerging Market.

Hanya aspek Information Flow yang diturunkan dari positif menjadi negatif," kata Hans.

Daya tarik pasar saham dalam negeri saat ini dinilai masih cukup tinggi mengingat valuasi price to earnings ratio (PER) Indonesia berada di level 10,15 kali, atau lebih rendah dari rata-rata lima tahun terakhir.

>>> Veda Pratama Finis Kelima di Moto3 Ceko 2026 Usai Start ke-20

"IHSG berpeluang konsolidasi menguat dengan level support di kisaran 6.000 hingga 5.952 dan resistance pada area 6.377 hingga 6.635," pungkas Hans.