>>> Sega Rilis Shinobi: Art of Vengeance untuk Nintendo Switch 2 pada September 2026

Kita tidak hanya menjual kopi, tapi seperti hashtag kita sebagai rumah kedua," tutur David.

in1

Strategi tersebut terbukti efektif.

Di tengah maraknya kedai kopi, Sekata Kopi berhasil membangun basis pelanggan loyal yang datang bukan hanya untuk menikmati kopi, tetapi juga berinteraksi dan membangun komunitas.

David bahkan tidak lagi melihat coffee shop lain sebagai pesaing langsung. Baginya, setiap pelaku usaha F&B memiliki pasar dan keunikan masing-masing.

Konsep 'Rumah Kedua' juga membuat Sekata Kopi berkembang menjadi ruang berkumpul berbagai komunitas. Mulai dari komunitas olahraga hingga kelompok kreatif rutin menjadikan tempat tersebut sebagai lokasi kegiatan.

Selain mengandalkan suasana nyaman, Sekata Kopi juga menangkap perubahan perilaku konsumen melalui inovasi.

Salah satunya menyediakan area khusus bagi pengguna produk tembakau alternatif seperti vape dan produk tembakau yang dipanaskan.

Menurut David, langkah tersebut diambil setelah melihat semakin banyak pelanggan yang beralih menggunakan produk tembakau alternatif dibanding rokok konvensional.

"Produk tembakau alternatif tidak seperti rokok, enggak membuat bau dan menimbulkan asap. Jadi, pas buat coffee shop-nya kita sehingga pengunjung lain tidak akan terganggu," ujar David.

"Yang paling penting adalah ketika punya ide, yang paling penting adalah buat business plan. Bisnis apa pun, sekecil apa pun, business plan itu harus dibuat.

>>> Dokter Gunakan Dua Metode Pemeriksaan Janin Lewat Prosedur CVS

Dan enggak ada yang enggak mungkin," pungkas David.