Okupasi Lahan PTPN IV di Aceh Utara Rugikan Negara Rp62,6 Miliar
Aksi okupasi dan penjarahan lahan perkebunan kelapa sawit milik negara di Aceh Utara memicu kerugian negara hingga Rp62,6 miliar.
Peristiwa ini juga menekan ekonomi ribuan pekerja yang menggantungkan hidup dari perkebunan tersebut.
Lahan yang menjadi sasaran adalah Kebun Cot Girek milik PTPN IV Regional 6.
Sekelompok orang yang mengatasnamakan warga setempat dilaporkan kerap menjarah area perkebunan menjelang berakhirnya masa Hak Guna Usaha (HGU).
Penjarahan yang berlangsung sejak September 2025 tidak hanya mengganggu produksi perusahaan. Sebanyak 2.400 pekerja beserta keluarga ikut terdampak secara ekonomi.
Seorang pekerja kebun, Rusli Cut Ali, mengungkapkan bahwa situasi sulit selama beberapa bulan terakhir telah menghilangkan salah satu sumber pendapatan penting keluarganya.
"Dulu insentif panen, yang kami sebut premi, menjadi harapan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Nilainya Rp2–5 juta per bulan.
Sekarang sudah dari akhir tahun lalu kami tidak mendapatkannya," ujar Rusli.
Menurut Rusli, hilangnya pendapatan dari premi panen membuat beban finansial keluarga semakin berat di tengah biaya hidup yang terus berjalan.
"Sedangkan anak-anak tetap harus sekolah, periuk nasi harus diisi, sementara penghasilan yang biasa kami andalkan sudah tidak ada lagi.
Kami hanya berharap penjarahan ini segera berakhir agar kehidupan kami bisa kembali normal," katanya.
Bagi para buruh, premi hasil panen merupakan komponen krusial selain gaji pokok bulanan.
Ketika pencurian tandan buah segar (TBS) mengganggu produksi, bonus penghasilan yang biasa diterima pekerja otomatis terhenti.
Manajemen PTPN IV Tempuh Jalur Hukum
Dampak negatif penjarahan juga menekan sisi bisnis perusahaan negara. Pihak manajemen telah menempuh jalur hukum dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi masalah.
Update Terbaru
Pemprov Sultra Bakal Lelang Kendaraan Dinas, Ini Jadwal dan Cara Ikut
Minggu / 21-06-2026, 15:16 WIB
Ekonom CELIOS: Efisiensi Anggaran Tebang Pilih, Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul
Minggu / 21-06-2026, 15:16 WIB
PT Esa Medika Mandiri Siap IPO, Target Dana Rp269 Miliar untuk Ekspansi
Minggu / 21-06-2026, 15:16 WIB
Samsung Resmi Rilis One UI 8.5, Ini Daftar Galaxy S, A, Z Fold, dan Tab yang Kebagian Pembaruan
Minggu / 21-06-2026, 15:12 WIB
3 Rekomendasi Sepatu Lari Brodo untuk Pemula hingga Profesional
Minggu / 21-06-2026, 15:12 WIB
Dokter Spesialis Kulit Sarankan Cuci Bra Rutin demi Jaga Kesehatan Kulit
Minggu / 21-06-2026, 15:12 WIB
6 Negara Ini Pernah Jadi Bagian Indonesia, Begini Nasibnya Kini
Minggu / 21-06-2026, 15:11 WIB
Spanyol Diyakini Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026 Meski Start Kurang Mulus
Minggu / 21-06-2026, 15:11 WIB
Refal Hady dan Aisyah Aqilah Kembali Jadi Sorotan, Isu Kedekatan Makin Ramai Dibahas
Minggu / 21-06-2026, 15:09 WIB
Dekranasda Jakut Beri Diskon hingga 80 Persen di Festival Jakarta Great Sale
Minggu / 21-06-2026, 15:09 WIB
Baznas RI Kaji Penguatan Asnaf Riqab untuk Respons Tantangan Sosial Modern
Minggu / 21-06-2026, 15:08 WIB
Rockstar Games Buka Pre-Order GTA 6 Mulai 25 Juni 2026
Minggu / 21-06-2026, 15:08 WIB
Daihatsu Gelar Kumpul Sahabat 2026 di Alun-Alun Depok
Minggu / 21-06-2026, 15:08 WIB
Penerimaan Pajak Neto Tembus Rp940,31 Triliun per Pertengahan Juni 2026
Minggu / 21-06-2026, 15:08 WIB






