Ratusan orang tua dan murid dari berbagai kecamatan di Kota Batam, Kepulauan Riau, menggelar pawai untuk mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Aksi tersebut berlangsung di depan Kantor Wali Kota Batam dan DPRD Batam pada Ahad.

in1

>>> Pegadaian Gelar Khitan Massal Gratis di Seluruh Kantor Wilayah

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan mengatakan kegiatan ini menjadi wadah untuk menampung aspirasi para orang tua yang sempat khawatir saat pelaksanaan MBG berhenti operasional.

"Hari ini masyarakat melaksanakan kegiatan pawai dalam rangka mendukung MBG.

Kami tentunya menampung kerisauan dari orang tua terkait Program MBG yang beberapa waktu lalu sempat tersendat," kata Hendri.

Sebelumnya, lebih dari 50 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Batam sempat berhenti beroperasi karena keterlambatan pencairan dana operasional.

Kini seluruh dapur telah kembali melayani penerima manfaat.

Manfaat Program MBG

Hendri menjelaskan bahwa MBG merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus mendukung proses belajar mengajar di sekolah.

>>> Profil Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting yang Go Public

"Program ini merupakan program Presiden RI untuk memenuhi gizi bagi anak-anak, dan memberikan motivasi kepada mereka agar lebih bersemangat belajar di sekolah masing-masing," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa asupan makanan bergizi yang diterima siswa dapat meningkatkan konsentrasi dan kebugaran selama mengikuti pembelajaran.

Menurut Hendri, manfaat program tersebut tidak instan, tetapi akan berdampak besar bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

"Mungkin hasilnya tidak instan, tetapi satu generasi ke depan, tentu akan lahir generasi muda yang hebat, kuat, dan berprestasi menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

Salah satu murid SDN 004 Sekupang, Yasdan, mengaku senang dengan Program MBG dan berharap program tersebut terus berjalan.

>>> Jepang Ungguli Tunisia 2-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026

"MBG di sekolah bagus, maunya tetap dilaksanakan karena makanannya enak," kata Yasdan.