Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan batu bara ke PT PLN (Persero) dalam kondisi aman.

Ia menyatakan pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini lebih disebabkan oleh aspek teknis operasional dan distribusi, bukan karena kekurangan pasokan batu bara.

in1

>>> Aviliani Soroti Risiko Perlambatan Kredit Akibat Kenaikan BI Rate

"Saya minta PLN untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur, komprehensif untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan dengan tidak ada lagi pemadaman," kata Bahlil dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Menurut Bahlil, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) telah mengantisipasi kebutuhan bahan bakar pembangkit PLN dengan menugaskan perusahaan-perusahaan batu bara nasional.

Kebutuhan batu bara PLN secara nasional mencapai 154 juta ton per tahun. Pemerintah telah memberikan penugasan sebesar 180-190 juta ton, jauh melebihi kebutuhan nasional.

>>> CIMB Niaga Pertahankan Target Bisnis 2026 Meski BI Naikkan Suku Bunga

"Teknisnya, untuk sampai di power plant-nya itu bukan tugas Dirjen Minerba. Itu sudah merupakan teknis daripada manajemen logistik PLN," ujarnya.

Bahlil menegaskan persoalan yang muncul lebih berkaitan dengan aspek teknis operasional dan distribusi yang menjadi tanggung jawab PLN.

>>> MG S5 EV Resmi Meluncur, Harga OTR Mulai Rp333,9 Juta

Ia mengungkapkan telah berkomunikasi langsung dengan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo untuk memastikan langkah penanganan dilakukan secepat mungkin.