Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyatakan pembangunan Jembatan Garuda Merah-Putih di wilayah hukum Kodam XVII/Cenderawasih diharapkan membuka keterisoliran dan memperkuat konektivitas masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Pangdam Febriel saat peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Jalan Nangka, Kelurahan Pasar Sentral, Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu.

in1

>>> AS Tanggapi Keluhan Iran Soal Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026

Menurutnya, jembatan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dipercayakan kepada TNI di berbagai daerah di Indonesia.

"Kehadiran jembatan ini dapat membuka keterisoliran dan mempermudah akses yang menghubungkan satu daerah dengan daerah lain, memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarkampung dan distrik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Pangdam Febriel.

Pembangunan jembatan Garuda Merah-Putih merupakan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto di seluruh Indonesia. TNI diberi tanggung jawab melaksanakan pembangunan jembatan tersebut.

Wilayah tanggung jawab Kodam XVII/Cenderawasih meliputi Provinsi Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Total jembatan yang akan dibangun di tiga provinsi itu sebanyak 70 titik.

Untuk wilayah Mimika, akan dibangun tujuh jembatan yang tersebar di beberapa titik. Dua titik di antaranya sudah selesai dibangun.

Pangdam menjelaskan ada tiga tipe jembatan, yaitu jembatan beton, jembatan aramco, dan jembatan gantung. Pembangunannya disesuaikan dengan kondisi sungai atau aliran air di masing-masing titik.

Pembangunan jembatan ini juga sebagai wujud komitmen TNI AD khususnya Kodam XVII/Cenderawasih untuk mendukung pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan di Papua.

Pangdam mengatakan jembatan bukan hanya sarana penghubung fisik, tetapi juga simbol persatuan, kebersamaan, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Ia mengajak masyarakat mendukung seluruh proses pembangunan agar berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal bagi generasi sekarang dan mendatang.