Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan komitmen untuk memperkuat keselamatan dan konektivitas transportasi nasional. Hal ini disampaikan melalui program prioritas tahun 2027 yang didukung usulan tambahan anggaran.

Penyusunan program dan anggaran Kementerian Perhubungan tahun 2027 diarahkan untuk meningkatkan keselamatan transportasi, memperkuat pelayanan publik, menjaga konektivitas nasional, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

in1

>>> Tips Harmonisasi Hubungan Asmara Berdasarkan Zodiak dari Wolipop

"Seluruh program dan kegiatan yang kami rancang untuk tahun depan diarahkan untuk meningkatkan keselamatan transportasi, menjaga konektivitas nasional, hingga memperkuat pelayanan publik," kata Menhub dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Kementerian Perhubungan telah menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2027 serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 kepada Komisi V DPR RI.

Komisi V kemudian menyetujui pagu indikatif Kemenhub sebesar Rp28,34 triliun.

Berdasarkan Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Bappenas Nomor SS-228/MK. 03/2026 dan B-385/D.

9/PP.

04.03/05/2026 tanggal 7 Mei 2025, Kementerian Perhubungan memperoleh Pagu Indikatif Tahun 2027 sebesar Rp28,34 triliun.

Sementara Indikasi Pendanaan Rencana Strategis Tahun 2027 sebesar Rp46,21 triliun.

Terdapat gap sebesar Rp17,87 triliun atau 38,67 persen.

Jika dibandingkan Pagu Kebutuhan Tahun 2027 sebesar Rp55,16 triliun, gap mencapai Rp26,82 triliun atau 48,62 persen.

Menhub mengatakan kondisi itu menunjukkan masih terdapat sejumlah program prioritas yang memerlukan dukungan anggaran tambahan, terutama pada aspek keselamatan, pelayanan dasar, dan konektivitas wilayah.

"Ini sangat penting agar target pembangunan transportasi di tanah air dapat tercapai secara optimal," ujarnya.

Program Prioritas 2027

Menhub memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan oleh masing-masing unit kerja Eselon I di lingkungan Kementerian Perhubungan pada tahun 2027.