Pimpinan MPR Dorong Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Masyarakat di Karimunjawa
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan upaya pengelolaan sampah plastik berbasis masyarakat di Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Hal ini bertujuan menjaga kelestarian kawasan konservasi laut sekaligus menopang keberlanjutan ekonomi warga pesisir.
>>> BYD Restrukturisasi Pusat Riset, Bagi Lima Merek Punya Divisi Mandiri
Lestari menilai Karimunjawa yang bergantung pada sektor perikanan, pariwisata, perdagangan, dan jasa harus dilindungi melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
"Karimunjawa hidup dari alamnya.
Jika alam rusak, maka yang terdampak bukan hanya lingkungan, tetapi juga ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan, pariwisata, perdagangan, dan jasa," kata Lestari dalam keterangannya diterima di Jakarta.
Dalam Bimbingan Teknis Pengelolaan Sampah Plastik di Karimunjawa, Sabtu, Lestari yang akrab disapa Rerie mengatakan Karimunjawa sebagai salah satu kawasan konservasi laut penting di Indonesia menghadapi tantangan meningkatnya volume sampah plastik.
Peningkatan itu seiring pertumbuhan aktivitas wisata dan ekonomi masyarakat.
Kawasan seluas lebih dari 111.000 hektare tersebut memiliki ekosistem terumbu karang, padang lamun, dan hutan mangrove yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.
Rerie mengatakan meningkatnya kunjungan wisatawan memang memberi dampak positif terhadap perekonomian daerah.
Namun, kondisi tersebut juga diikuti peningkatan timbulan sampah, terutama sampah plastik.
Karimunjawa, lanjut dia, menghadapi tantangan yang lebih kompleks karena tidak hanya menangani sampah dari aktivitas warga dan wisatawan, tetapi juga sampah kiriman yang terbawa arus laut dari berbagai wilayah pesisir Pulau Jawa.
>>> Petani Hutan Kaltim Ekspor 40 Ton Lidi Nipah ke India
"Pengelolaan sampah sesungguhnya bukan hanya urusan lingkungan. Ini juga urusan ekonomi, kesehatan, dan masa depan masyarakat pesisir.
Oleh karena itu, kita membutuhkan perubahan perilaku dan gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
Update Terbaru
Misteri Piano Berusia 100 Tahun Terpecahkan Berkat Sains
Sabtu / 20-06-2026, 20:36 WIB
Polisi Tangkap Mahasiswa Pelaku Perampokan Minimarket di Bekasi dengan Pistol Mainan
Sabtu / 20-06-2026, 20:35 WIB
PB IPSI Sumbang Rp5 Miliar untuk Bangun Padepokan Silat di Yogyakarta
Sabtu / 20-06-2026, 20:31 WIB
KAI Edukasi Masyarakat untuk Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan
Sabtu / 20-06-2026, 20:31 WIB
Francesco Bagnaia Juarai Sprint Race MotoGP Ceko 2026
Sabtu / 20-06-2026, 20:30 WIB
Menteri Imipas Dorong Lapas dan Rutan Manfaatkan Lahan Kosong untuk Ketahanan Pangan
Sabtu / 20-06-2026, 20:28 WIB
Veda Ega Start Kedelapan pada Moto3 Ceko
Sabtu / 20-06-2026, 20:28 WIB
Alex Marquez Mundur dari MotoGP Ceko demi Pulihkan Fisik
Sabtu / 20-06-2026, 20:28 WIB
Evan Marvino Bantah Tak Menafkahi Istri, Sebut Seluruh Kebutuhan Keluarga Selama Ini Terpenuhi
Sabtu / 20-06-2026, 20:27 WIB
Nissan GT-R50 Langka Hanya 19 Unit, Dilelang dengan Harga Hampir Rp15 Miliar
Sabtu / 20-06-2026, 20:25 WIB
Novel Haru-Biru: Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
Sabtu / 20-06-2026, 20:24 WIB
CORTIS Siap Tampil di Allo Bank Festival 2026, COER Histeris
Sabtu / 20-06-2026, 20:24 WIB
Geely Farizon Pamerkan Solusi Mobilitas Hijau di Hong Kong Expo 2026
Sabtu / 20-06-2026, 20:24 WIB
Pangdam: Pembangunan Jembatan Garuda Perkuat Konektivitas Masyarakat Papua
Sabtu / 20-06-2026, 20:24 WIB






