Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mendorong seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) di Indonesia untuk memanfaatkan lahan kosong guna mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

Hal itu disampaikan Agus saat meninjau program ketahanan pangan di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu, bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

in1

>>> Veda Ega Start Kedelapan pada Moto3 Ceko

"Seluruh lapas dan rutan itu memanfaatkan apa pun lahan yang idle yang ada di tempat mereka untuk dioptimalkan untuk mendukung program ketahanan pangan terutama untuk memenuhi kebutuhan dari dalam," kata Agus.

Menurut Agus, pemanfaatan lahan tersebut dapat memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan lapas dan rutan. Upaya itu juga dilakukan untuk mencegah inflasi pangan.

Dengan memenuhi kebutuhan dasar seperti telur di dalam lapas dan rutan, Agus berharap institusi pemasyarakatan tidak menambah tekanan terhadap pasokan di pasar yang berpotensi menaikkan harga komoditas.

"Kami juga minta kepada jajaran lapas dan rutan di Indonesia untuk mempersiapkan kebutuhan telur di dalam lapas dan rutan sehingga harga stabil dan tidak menjadikan kita jadi bagian yang memberikan kontribusi terjadinya inflasi itu," ucapnya.

Agus menyampaikan bahwa berbagai masukan, evaluasi, dan arahan dari Ketua Komisi IV DPR RI beserta rombongan akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari perbaikan program yang telah berjalan.

Dalam kesempatan itu, Titiek Soeharto menyoroti transformasi Nusakambangan dari pulau isolasi yang dikenal menyeramkan menjadi pusat ketahanan pangan.

>>> Alex Marquez Mundur dari MotoGP Ceko demi Pulihkan Fisik

Ia menyebut kebijakan Menteri Agus sebagai langkah kreatif.

"Kalau saja di kabinet isinya orang-orang seperti Pak Agus ini mungkin Pak Presiden (Prabowo Subianto) bisa tidur tenang," katanya.