Kementan Larang Penggunaan Paracetamol untuk Menyuburkan Cabai
Kementerian Pertanian (Kementan) melarang penggunaan paracetamol dan vitamin B complex untuk menyuburkan tanaman cabai. Larangan ini menyusul viralnya video seorang petani yang menggunakan obat manusia tersebut.
Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muhammad Agung Sunusi, menegaskan bahwa praktik itu tidak direkomendasikan.
>>> PLN Batasi Beban Listrik Jawa Akibat Gangguan Dua Pembangkit Utama
Ia mengatakan belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan paracetamol dapat meningkatkan produktivitas cabai secara aman dan ekonomis.
Agung mendorong petani menggunakan pupuk, pestisida, dan zat pengatur tumbuh yang telah terdaftar resmi. Obat-obatan untuk manusia belum memiliki rekomendasi dalam budidaya cabai di Indonesia.
Penyebab dan Risiko Penggunaan Paracetamol
Fenomena ini diduga dipicu oleh pelemahan rupiah terhadap dolar AS yang meningkatkan biaya produksi. Agung tidak menampik fluktuasi nilai tukar memengaruhi harga bahan baku pupuk dan pestisida.
>>> Moka ILLIT Hiatus Sementara karena Gejala Kecemasan Berlebih
Pemerintah terus berupaya menjaga pasokan sarana produksi pertanian. Langkah-langkahnya meliputi distribusi pupuk bersubsidi, dorongan penggunaan pupuk organik, dan pendampingan penyuluh pertanian.
Penggunaan paracetamol pada tanaman berpotensi menimbulkan residu senyawa farmasi di lingkungan. Risiko lainnya adalah mengganggu keseimbangan mikroorganisme tanah dan menyebabkan pemborosan biaya produksi.
Selain itu, praktik ini dapat menimbulkan persepsi keliru di masyarakat dan mengancam keamanan pangan. Beberapa penelitian internasional menunjukkan tanaman dapat menyerap paracetamol dari media tanam.
>>> Alfamart Restrukturisasi ARA untuk Ekspansi ke Filipina dan Bangladesh
Agung menekankan bahwa pendekatan budidaya yang mengacu pada Good Agricultural Practices (GAP) tetap menjadi pilihan paling aman. Petani disarankan tidak mempopulerkan penggunaan obat manusia sebelum ada penelitian komprehensif.
Update Terbaru
BRI dan JD Sports Hadirkan Puma Speedcat Ballet di Makassar
Sabtu / 20-06-2026, 09:15 WIB
Garena Bagi 45 Kode Redeem Free Fire dan Diskon Event Lucky Wheel
Sabtu / 20-06-2026, 09:12 WIB
45 Kode Redeem FF 20 Juni 2026: Diskon 90% Kampus Icon & Token Eclipse
Sabtu / 20-06-2026, 09:10 WIB
Timnas Mobile Legends Indonesia Hadapi Malaysia dan Filipina di Kualifikasi Asian Games
Sabtu / 20-06-2026, 09:10 WIB
Fitur Anti-Theft ALVA Cervo Q Berhasil Lacak Motor Curian di Ciledug
Sabtu / 20-06-2026, 09:08 WIB
Mayoritas Gen Z Anggap Pesta Pernikahan Modern Hanya Pertunjukan Besar
Sabtu / 20-06-2026, 09:05 WIB
Harga Emas Antam 20 Juni 2026 Turun Menjadi Rp2.668.000 Per Gram
Sabtu / 20-06-2026, 09:04 WIB
BCA Finance Tawarkan Promo Bunga Mobil Baru 4 Persen, Tenor 5 Tahun
Sabtu / 20-06-2026, 09:04 WIB
Jadwal Tampil CORTIS di Allo Bank Festival 2026 dan Alur Masuk
Sabtu / 20-06-2026, 09:00 WIB
Alexandra Eala Kalahkan Svitolina, Lolos ke Semifinal Berlin
Sabtu / 20-06-2026, 09:00 WIB
Bulog Hormati Proses Hukum Penyaluran Beras di Wamena
Sabtu / 20-06-2026, 09:00 WIB
Adu Kamera Flagship Premium: iPhone 17 Pro Max vs Vivo X300 Ultra
Sabtu / 20-06-2026, 09:00 WIB
Perbandingan Kamera iPhone 17 Pro Max vs Vivo X300 Ultra, Mana yang Lebih Unggul?
Sabtu / 20-06-2026, 08:55 WIB
Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia
Sabtu / 20-06-2026, 08:55 WIB






