Skotlandia Incar Sejarah Baru di Piala Dunia Lawan Maroko
Dukungan tersebut menjadi energi tambahan mengingat tantangan berat di depan mata.
>>> Ajukan Perubahan Desil Bansos Kemensos via Aplikasi Cek Bansos
Analisis Pelatih dan Kekuatan Lawan
Pelatih timnas Skotlandia, Steve Clarke, menilai kekuatan Maroko saat ini berpotensi jauh lebih tangguh dibandingkan dengan skuad yang menembus empat besar di Qatar.
"Kami tidak berilusi tentang besarnya tugas. Maroko adalah tim yang sangat, sangat bagus," kata Clarke.
Meski begitu, Clarke menganggap posisi sebagai tim non-unggulan justru bisa memicu mentalitas bertanding yang lebih nyaman bagi anak asuhnya.
"Terkadang psikologi Skotlandia, mentalitas Skotlandia adalah kami sedikit lebih nyaman saat menjadi underdog," tuturnya.
Evaluasi performa menunjukkan Skotlandia sempat tampil kurang lepas saat memikul status sebagai tim yang lebih diunggulkan pada laga sebelumnya.
"Kami menjadi favorit melawan Haiti dan kami kesulitan, tetapi kami berhasil menang. Kali ini kami underdog dan terkadang Skotlandia lebih menyukainya seperti itu," ucap Clarke.
Dari kubu lawan, pelatih timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, menganalisis bahwa karakter permainan Skotlandia akan sangat bertolak belakang dengan gaya bermain Brasil yang mereka imbangi 1-1 di New Jersey.
"Brasil teknis tetapi juga sangat fisik. Mereka memiliki pemain besar dan kuat, tetapi tentu saja gaya Skotlandia sangat berbeda," kata Ouahbi.
Ouahbi mengantisipasi skema permainan cepat dan efektivitas perebutan bola kedua yang menjadi keunggulan utama dari taktik Britania Raya.
"Mereka mungkin akan mengirim bola ke depan lebih cepat dan mereka juga sangat baik dalam bola kedua," ujar Ouahbi.
Walau tampil meyakinkan saat meredam Brasil, Ouahbi tetap menuntut adanya peningkatan performa dari para pemain Singa Atlas demi mengamankan poin penuh.
"Saya pikir kami masih bisa lebih baik. Para pemain mengetahuinya dan kami mengetahuinya.
>>> Polda Metro Jaya Kerahkan 4.263 Personel Amankan Lima Aksi Demo di Jakarta Pusat
Tujuannya adalah menjadi lebih baik di pertandingan berikutnya," tutur Ouahbi.
Update Terbaru
PSAT Targetkan Diversifikasi Komoditas dan Ekspansi Wilayah pada 2026
Jumat / 19-06-2026, 14:38 WIB
Chery Resmi Pilih Nama Stockman untuk Pikap Kabin Ganda Terbaru
Jumat / 19-06-2026, 14:37 WIB
Persija Jakarta Resmi Berpisah dengan Hanif Sjahbandi
Jumat / 19-06-2026, 14:37 WIB
Timnas Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Skema Bola Mati
Jumat / 19-06-2026, 14:37 WIB
Konflik Timur Tengah Hambat Pertumbuhan Ekspor Jam Tangan Swiss
Jumat / 19-06-2026, 14:37 WIB
Ketahui Usia Ideal Bayi Mulai Bisa Duduk Tegak Sendiri
Jumat / 19-06-2026, 14:37 WIB
Sebagian Besar Sapi Terjangkit PMK di Kudus Sembuh
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
Brigadir Rizka Divonis 10 Tahun Penjara atas Kematian Suami
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
GEA Aesthetic Luncurkan PolyPhil untuk Dukung Regenerative Aesthetics
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
Hollywood Kini Incar Reddit sebagai Ladang Ide Cerita Film
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
Cara Menghapus Akun Facebook secara Permanen Lewat Pusat Akun Meta
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
Kenaikan Harga BBM Jadi Momentum Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
Alex Marquez Dapat Lampu Hijau untuk Latihan GP Ceko
Jumat / 19-06-2026, 14:35 WIB
Apindo Dorong Jawa Tengah Jadi Hub Investasi Asia
Jumat / 19-06-2026, 14:32 WIB






