Pelatih Timnas Kanada, Jesse Marsch, mengecam keras reaksi bangku cadangan Qatar yang memprotes kartu merah Assim Madibo dalam laga Grup B Piala Dunia 2026 di Vancouver, Jumat (19/6) pagi WIB.

Kanada menang telak 6-0 atas Qatar yang harus bermain dengan sembilan pemain setelah Homam Ahmed dan Assim Madibo mendapat kartu merah.

in1

>>> 68% Perusahaan Kesulitan Cari Manajer, Gen Z Ogah Promosi

Madibo diusir wasit Cristian Garay setelah meninjau VAR karena tekel keras yang menyebabkan patah kaki gelandang Kanada, Ismael Kone, di pertengahan babak kedua.

Usai pertandingan, Marsch mengungkapkan bahwa Madibo mendatangi ruang ganti Kanada untuk meminta maaf, dan permintaan maaf itu diterima dengan baik oleh seluruh skuad.

"Si pemain meminta maaf kepada Ismael, datang ke ruang ganti dan meminta maaf padanya, dan Ismael memberi tahu kami bahwa itu sudah dilakukan.

Saya pikir dia tak bermaksud melakukan tekel mengerikan itu, jadi saya tak menyalahkan dia," ujar Marsch dikutip Fox.

>>> Samsung Galaxy M47 5G Siap Meluncur di India, Tampil Lebih Premium

Namun, Marsch menyayangkan sikap staf dan pemain di bangku cadangan Qatar yang tetap memprotes keputusan kartu merah tersebut.

"Saya tak paham reaksi dari seluruh orang di bench mereka, mencoba memprotes keputusan kartu merah itu, padahal pelanggaran jelas terjadi sampai mematahkan kaki seorang pemain," jelas Marsch.

Ia menambahkan bahwa timnya kini fokus pada pemulihan cedera parah yang dialami Kone. "Sebuah perilaku yang aneh, namun kami lebih fokus pada kondisi Ismael dalam laga ini."

Kemenangan ini membawa Kanada memuncaki klasemen sementara Grup B dengan empat poin, sementara Qatar di dasar klasemen dengan satu poin.

>>> LPS Tetapkan Rp18,6 Miliar Simpanan Layak Bayar Nasabah BPR PN

Kanada akan menghadapi Swiss di Vancouver pada laga pamungkas Grup B, Kamis (25/6) pukul 02.00 WIB, sedangkan Qatar menantang Bosnia-Herzegovina di Seattle pada waktu yang sama.