Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente membela kaptennya, Rodri, dari kecaman tajam media. Langkah ini diambil menjelang duel krusial fase grup Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi.

Spanyol secara mengejutkan ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan Tanjung Verde pada laga pembuka.

in1

>>> Meksiko Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Korsel

Hasil tersebut membuat persaingan di Grup H menjadi sangat ketat karena semua tim mengoleksi satu poin.

Media Spanyol mempertanyakan keputusan taktik De la Fuente yang dinilai terlambat melakukan pergantian pemain. Kritik paling keras menyasar Rodri yang dianggap memperlambat tempo permainan.

"Sangat menghina saya bahwa orang-orang akan mengatakan hal itu tentang pemain terbaik di dunia," ujar De la Fuente kepada radio Cadena COPE.

"Apakah orang-orang akan mengatakan hal itu tentang orang lain yang dianggap sebagai yang terbaik di dunia? Saya rasa mereka tidak akan berani," tambahnya.

Sang pelatih menilai kontribusi gelandang Manchester City tersebut tetap tidak tergantikan dalam menjaga keseimbangan tim.

"Tetapi karena mereka orang Spanyol, kita membicarakan hal-hal tentang orang kita sendiri yang tidak akan kita bicarakan tentang orang lain...

Rodhi adalah pemain terbaik di dunia. Bahkan dalam kondisi 50%, dia lebih baik daripada sebagian besar gelandang lain di dunia.

Dia membawa kejelasan, visi, keseimbangan. Rodri adalah inspirasi bagi kami," tegas De la Fuente.

Selain Rodri, sorotan media tertuju pada keputusan menahan Lamine Yamal di bangku cadangan hingga menit ke-71. Padahal, bintang muda Barcelona tersebut langsung memberikan dampak instan begitu masuk lapangan.

Kondisi kebugaran sejumlah pilar seperti Nico Williams, Victor Munoz, dan Mikel Merino juga memicu kecemasan publik. Namun, De la Fuente meminta para pendukung tidak panik.