"Kita tidak perlu khawatir," ucapnya. "Mereka akan tiba di saat kita membutuhkan mereka.

Pada hari Minggu, mereka akan mendapatkan lebih banyak menit bermain, dan di pertandingan ketiga melawan Uruguay, mereka akan menjadi lebih baik lagi."

in1

>>> Mirae Asset: BI Masih Punya Ruang Naikkan Suku Bunga Jika Rupiah Tertekan

Ia mengingatkan publik pada memori manis Piala Eropa 2024 saat memenangkan trofi juara. Kala itu, ia berani mengambil risiko dengan tetap membawa Dani Olmo yang sedang cedera.

"Di Euro terakhir [yang dimenangkan Spanyol pada tahun 2024] Dani Olmo datang dengan cedera. Dia bisa saja tinggal di rumah.

Kami memutuskan untuk mempertaruhkannya. Olmo datang, dia pulih, dan dia menjadi pencetak gol terbanyak.

Tidak ada yang mengingat hal itu sekarang, tetapi saya ingat," kenangnya.

Terkait peluang Lamine Yamal turun sebagai starter melawan Arab Saudi, De la Fuente masih menutup rapat strateginya.

Kondisi fisik Yamal pasca-cedera otot April lalu menjadi pertimbangan utama tim medis.

"Kami akan mengevaluasinya," tutur pelatih berusia 65 tahun itu. "Pertandingan ditentukan di babak kedua.

Anda tidak memenangkan banyak pertandingan dalam 45 menit pertama.

Kami akan menilai apakah yang terbaik bagi kami adalah dia menjadi starter, atau memanfaatkan kelelahan lawan di menit-menit akhir, saat Lamine tampil penentu.

Itu akan tergantung pada situasi pertandingan."

Hasil imbang kontra Tanjung Verde menempatkan Spanyol dalam posisi berisiko di fase grup.

Strategi rotasi dan pemilihan formasi De la Fuente kini menjadi penentu nasib La Roja di laga berikutnya.

>>> Timnas Inggris Jalani Pemulihan dengan Nonton Bisbol di Kansas City

Sebelum turnamen dimulai, eksperimen menempatkan Gavi dan Ferran Torres sebagai pemain sayap memicu perdebatan. Tekanan kini berada di pundak De la Fuente untuk membuktikan keputusannya di lapangan.