PSAT Targetkan Diversifikasi Komoditas dan Ekspansi Wilayah pada 2026

PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) membidik ekspansi usaha pada tahun 2026. Strategi yang ditempuh meliputi diversifikasi komoditas, perluasan wilayah pengiriman, serta penambahan kemitraan baru.
Langkah tersebut diambil guna memperkuat fundamental bisnis di tengah dinamika industri pelayaran dan sektor pertambangan. Pertumbuhan akan didorong melalui optimalisasi kapasitas armada serta peningkatan efisiensi operasional.
>>> Chery Resmi Pilih Nama Stockman untuk Pikap Kabin Ganda Terbaru
“Pada tahun 2026, perseroan akan memperkuat pertumbuhan melalui diversifikasi komoditas, perluasan wilayah pengiriman, dan pengembangan kerja sama dengan pelanggan baru,” ujar Wendi, Direktur Keuangan PSAT, dalam keterangan resmi, Kamis (18/6/2026).
Peningkatan mutu layanan diupayakan melalui penerapan manajemen hubungan pelanggan (CRM), digitalisasi proses operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan yang baik.
Kinerja Keuangan dan Ekspansi Armada
Sepanjang tahun 2025, PSAT membukukan pendapatan usaha Rp1,07 triliun, tumbuh 9,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp980 miliar.
Namun, laba bersih perusahaan menyusut menjadi Rp23 miliar dari Rp242 miliar pada 2024.
Penurunan laba dipicu oleh pembengkakan biaya operasional, terutama kenaikan harga bahan bakar dan biaya sewa kapal jangka pendek.
>>> Persija Jakarta Resmi Berpisah dengan Hanif Sjahbandi
Manajemen memandang hal ini sebagai investasi operasional untuk menjaga stabilitas layanan dan kesiapan menangkap peluang pertumbuhan.
Total aset emiten terkerek 12 persen menjadi Rp1,69 triliun pada akhir 2025.
Perusahaan telah merealisasikan mayoritas dana IPO untuk pengadaan kapal anak usaha senilai Rp175 miliar, pembelian bahan bakar Rp18,27 miliar, dan biaya IPO Rp6,84 miliar.
Saat ini, kapasitas operasional PSAT didukung 30 unit kapal tongkang, 35 unit kapal tunda, dan 4 unit kapal curah yang melayani 38 wilayah di Indonesia.
>>> Timnas Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Skema Bola Mati
Unit bisnis juga mencakup jasa pembangunan serta perawatan kapal melalui PT Pancaran Samudera Shipyard.
Update Terbaru
Aparat Keamanan Meksiko Jatuhkan Drone Liar di Markas Latihan Korea Selatan
Jumat / 19-06-2026, 15:53 WIB
42 Petani Banjarnegara Berangkat Haji Bersama Keluarga Besar di Madinah
Jumat / 19-06-2026, 15:53 WIB
Iklan Kopi Giorgio Antonio Viral, Diduga Syuting di Rumah Ruben Onsu
Jumat / 19-06-2026, 15:53 WIB
Tes Darah Baru Mampu Deteksi Ribuan Kondisi Genetik Janin
Jumat / 19-06-2026, 15:53 WIB
Marc Cucurella Resmi Pindah ke Real Madrid dari Chelsea
Jumat / 19-06-2026, 15:53 WIB
Harga Emas Antam 19 Juni 2026 Stagnan Sore Ini
Jumat / 19-06-2026, 15:52 WIB
Tim Cook Beri Sinyal Kenaikan Harga Produk Apple
Jumat / 19-06-2026, 15:52 WIB
BABYMONSTER Jadi Wajah Baru Oppo Reno16 Series, Pre-order Dibuka di Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 15:52 WIB
Pentagon Akui Grok AI Digunakan untuk Targetkan Ribuan Misil ke Iran
Jumat / 19-06-2026, 15:52 WIB
DFSK Resmi Debutkan E5 PLUS Setir Kanan, Kapan ke Indonesia?
Jumat / 19-06-2026, 15:52 WIB
Chery J6 EREV Terpantau di Jalanan, Siap Hadir di Indonesia?
Jumat / 19-06-2026, 15:52 WIB
Sandisk Luncurkan Koleksi Resmi Piala Dunia 2026, Termasuk Flashdisk Berbentuk Peluit
Jumat / 19-06-2026, 15:52 WIB
Harga Pangan 18 Juni 2026 Naik Dipimpin Cabai dan Beras
Jumat / 19-06-2026, 15:49 WIB
Iran Bebaskan Biaya Melintas di Selat Hormuz Selama 60 Hari
Jumat / 19-06-2026, 15:49 WIB






