CEO Apple, Tim Cook, memberikan sinyal bahwa harga produk Apple akan naik. Penyebab utamanya adalah kelangkaan pasokan memori yang masih berlangsung.

Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, Cook mengatakan Apple sudah berusaha menahan dampak kenaikan biaya komponen agar tidak dibebankan ke konsumen.

in1

>>> BABYMONSTER Jadi Wajah Baru Oppo Reno16 Series, Pre-order Dibuka di Indonesia

Namun, situasi kini tidak lagi ideal.

"Sayangnya, kenaikan harga tidak bisa dihindari.

Kami melakukan yang terbaik untuk memitigasi kenaikan besar yang dibebankan kepada kami, namun situasinya menjadi tidak berkelanjutan," ujar Cook, dikutip Kamis (18/6).

Cook tidak merinci kapan kenaikan harga akan berlaku atau produk mana yang terdampak.

>>> Pentagon Akui Grok AI Digunakan untuk Targetkan Ribuan Misil ke Iran

Namun, tekanan harga sudah terlihat dari langkah Apple menaikkan harga Mac mini dengan menghapus opsi penyimpanan paling dasar.

Produk yang bergantung pada konfigurasi RAM dan penyimpanan, seperti Mac dan iPad, diperkirakan paling cepat terdampak.

Sementara untuk iPhone, kenaikan harga bisa terjadi pada peluncuran besar berikutnya, seperti iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra pada September mendatang.

"Pasokan berkurang di saat konsumen menginginkan perangkat, sementara para pemasok komponen memori membebankan kenaikan harga yang sangat besar," kata Cook.

>>> DFSK Resmi Debutkan E5 PLUS Setir Kanan, Kapan ke Indonesia?

Ia berharap harga dan pasokan memori kembali ke tingkat yang wajar.