Tren perawatan estetika saat ini bergeser ke arah regenerative aesthetics, yaitu pendekatan yang membantu kulit memulihkan kondisinya secara mandiri untuk hasil yang sehat dan natural dalam jangka panjang.

Mengakomodasi kebutuhan tersebut, GEA Aesthetic bersama Croma-Pharma resmi meluncurkan PolyPhil di Indonesia. Produk inovatif berbasis polynucleotide (PN) ini memanfaatkan DNA ikan trout untuk merangsang proses regenerasi alami kulit.

in1

>>> Hollywood Kini Incar Reddit sebagai Ladang Ide Cerita Film

Formulasi PolyPhil mengandalkan teknologi PN-HPT® (Polynucleotide Highly Purified Technology).

Sistem ini bekerja mendukung aktivitas fibroblast, memicu produksi kolagen dan elastin, mengoptimalkan hidrasi, serta membantu pemulihan jaringan kulit.

Komitmen pada Inovasi Berbasis Sains

General Manager GEA Aesthetic, Inneke Huang, menyampaikan bahwa kehadiran produk ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menyajikan inovasi perawatan estetika yang berbasis pada sains, keamanan, dan hasil alami.

"Membawa PolyPhil® ke Indonesia merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi aesthetic treatment berbasis science, safety, dan natural result.

PolyPhil® didukung oleh lebih dari 20 tahun pengalaman penggunaan klinis di Eropa dan lebih dari 80 publikasi peer-reviewed," ujar Inneke.

Penggunaan PolyPhil menyasar strategi peremajaan kulit sekaligus tindakan pencegahan penuaan dini.

Terapi ini berkhasiat memulihkan kualitas kulit, menyamarkan bopeng bekas jerawat, mengatasi kerutan halus, memperbaiki tekstur, hingga merawat area sensitif kantung mata.

Aplikasi teknologi ini juga menjangkau perawatan kesehatan rambut dan kulit kepala.

Selain itu, PolyPhil efektif digunakan sebagai tindakan persiapan sebelum pasien menjalani prosedur estetika lain seperti filler, botulinum toxin, chemical peeling, maupun perawatan laser.

Produk ini didistribusikan dalam beberapa varian spesifik sesuai kebutuhan pasien.

>>> Cara Menghapus Akun Facebook secara Permanen Lewat Pusat Akun Meta