Timnas Kanada Bertekad Bangkit Demi Ismaël Koné Usai Menang Telak
"Mengatakan itu bukan kartu merah pada pelanggaran jelas yang mematahkan kaki pemain. Perilaku yang aneh," ujar Marsch.
Marsch kemudian enggan memperpanjang pembahasan mengenai keributan yang terjadi di pinggir lapangan tersebut.
"Saya tidak akan membuang waktu satu detik pun untuk membicarakan hal itu," tegasnya.
Bek Kanada, Alistair Johnston, mengungkapkan rasa frustrasinya atas tekel keras yang menimpa rekan setimnya tersebut.
"Ini sangat menyakitkan (karena) cintanya pada permainan ini," kata Johnston.
>>> Gelandang Kanada Ismael Kone Alami Patah Kaki Akibat Tekel Brutal Pemain Qatar
Johnston menyayangkan pelanggaran yang dinilainya sama sekali tidak diperlukan dalam pertandingan tersebut.
"Melihat seseorang seperti itu terkapar akibat pelanggaran yang tidak perlu, itu sangat frustrasi," ujarnya.
Pemain belakang tersebut menegaskan bahwa insiden ini akan menjadi motivasi tambahan bagi Kanada di sisa kompetisi.
"Ini memberi kami alasan lain untuk apa kami akan bermain di turnamen ini," kata Johnston.
Skuad Kanada kini bertekad mendedikasikan seluruh sisa turnamen mereka untuk sang gelandang.
"Untuk dia," ujar Johnston.
Penyerang Kanada, Jonathan David, menekankan betapa pentingnya peran Koné di dalam skuad maupun di luar lapangan.
"(Koné) berarti segalanya bagi tim ini," kata David.
David menyatakan seluruh pemain memiliki kedekatan emosional yang sangat kuat dengan Koné.
"Jika Anda menanyakan pertanyaan yang sama kepada siapa pun di tim ini, mereka akan mengatakan hal yang sama.
Dia adalah seseorang yang sangat kami cintai," ujar David.
Kesedihan mendalam juga dirasakan oleh bek tengah Moïse Bombito yang baru saja pulih dari cedera patah kaki serupa.
"Ismaël adalah manusia yang luar biasa, dia akan sangat dirindukan," kata Bombito.
Bombito menyerukan agar tim terus melangkah maju demi menghormati perjuangan rekan mereka.
"Kami hanya harus membuatnya bangga," ujar Bombito.
Di pihak lawan, pelatih kepala Qatar, Julien Lopetegui, membela pemainnya dengan menegaskan insiden tersebut murni ketidaksengajaan.
"Saya bisa meyakinkan tidak ada yang ingin membuat cedera ini, itu adalah kecelakaan," kata Lopetegui.
Lopetegui juga enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai perselisihannya dengan Marsch setelah laga usai.
"Ini antara dia dan saya," ujar Lopetegui.
>>> Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap Jepara, Berkarir di Liga Armenia
Kanada dijadwalkan menutup babak penyisihan grup dengan menghadapi Swiss pada hari Rabu mendatang di BC Place.
Update Terbaru
PSAT Targetkan Diversifikasi Komoditas dan Ekspansi Wilayah pada 2026
Jumat / 19-06-2026, 14:38 WIB
Chery Resmi Pilih Nama Stockman untuk Pikap Kabin Ganda Terbaru
Jumat / 19-06-2026, 14:37 WIB
Persija Jakarta Resmi Berpisah dengan Hanif Sjahbandi
Jumat / 19-06-2026, 14:37 WIB
Timnas Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Skema Bola Mati
Jumat / 19-06-2026, 14:37 WIB
Konflik Timur Tengah Hambat Pertumbuhan Ekspor Jam Tangan Swiss
Jumat / 19-06-2026, 14:37 WIB
Ketahui Usia Ideal Bayi Mulai Bisa Duduk Tegak Sendiri
Jumat / 19-06-2026, 14:37 WIB
Sebagian Besar Sapi Terjangkit PMK di Kudus Sembuh
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
Brigadir Rizka Divonis 10 Tahun Penjara atas Kematian Suami
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
GEA Aesthetic Luncurkan PolyPhil untuk Dukung Regenerative Aesthetics
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
Hollywood Kini Incar Reddit sebagai Ladang Ide Cerita Film
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
Cara Menghapus Akun Facebook secara Permanen Lewat Pusat Akun Meta
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
Kenaikan Harga BBM Jadi Momentum Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Jumat / 19-06-2026, 14:36 WIB
Alex Marquez Dapat Lampu Hijau untuk Latihan GP Ceko
Jumat / 19-06-2026, 14:35 WIB
Apindo Dorong Jawa Tengah Jadi Hub Investasi Asia
Jumat / 19-06-2026, 14:32 WIB






