Sebanyak 53 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepulauan Riau, yang sempat menghentikan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah kembali beroperasi.

Koordinator Wilayah SPPG Batam Defri Frenaldi mengonfirmasi bahwa seluruh dapur MBG yang sebelumnya berhenti sementara telah menerima tambahan dana operasional.

in1

>>> Kementerian P2MI Jajaki Perluasan Sektor Kerja Pekerja Migran di Jerman

"Alhamdulillah, sudah.

Semua anggaran sudah di-top up dan dapur yang kemarin sempat berhenti seluruhnya sudah operasional kembali," kata Defri di Batam, Jumat.

Pencairan dana operasional untuk 53 SPPG tersebut dilakukan pada Senin (15/6) lalu. Dengan demikian, seluruh dapur dapat kembali menjalankan kegiatan secara normal.

Ditambah dengan 86 dapur yang beroperasi lancar, kini total 139 SPPG di Batam aktif melayani MBG.

Sebelumnya, 53 SPPG menghentikan operasional sementara karena menunggu pencairan dana ke rekening Virtual Account masing-masing dapur.

>>> BPBD Kotawaringin Timur Waspadai Kekeringan dan Karhutla Akibat Kemarau Ekstrem

Defri mengaku belum mendapat penjelasan rinci dari pemerintah pusat mengenai penyebab keterlambatan. "Permasalahan teknis katanya," ujarnya.

Layanan MBG di Batam akan mengikuti jadwal libur sekolah mulai 29 Juni hingga 20 Juli 2026.

Selama periode itu, layanan berhenti total untuk pelajar maupun kelompok 3B (ibu hamil, menyusui, dan balita).

Defri menjelaskan, kelompok 3B akan berhenti menerima pelayanan sesuai dengan berhentinya operasional dapur.

"Misalnya dapur melayani sekolah hingga 29 Juni, maka itu juga hari terakhir untuk 3B di wilayah kerja dapur tersebut," katanya.

>>> OnePlus Pad 3 Pro Resmi Meluncur dengan Baterai 13.380mAh

Hingga Juni 2026, sebanyak 78 dari 139 dapur SPPG di Batam telah memiliki Sertifikat Layak Higiene dan Sanitasi (SLHS) sebagai bagian dari standar operasional MBG.