Kondisi tersebut berbalik dari kuartal pertama 2025 yang mencatat rugi bersih Rp 33 miliar.

Margin laba bersih juga mengalami peningkatan signifikan dari minus 73% menjadi positif 10%.

RUPST Setujui Laporan Keuangan

in1

Agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 telah mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan. Rapat tersebut juga menyetujui laporan keuangan yang diaudit serta laporan pengawasan Dewan Komisaris.

Pemegang saham menyepakati kebijakan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil untuk memperkuat modal kerja dan mendukung rencana ekspansi usaha ke depan.

Sepanjang tahun 2025, emiten ini membukukan marketing sales lahan seluas 15 hektare dengan nilai Rp 422 miliar. Adapun total pendapatan sepanjang tahun lalu mencapai Rp 427 miliar.

Pendapatan tersebut utamanya ditopang dari penjualan lahan sebesar Rp 220 miliar dan sisanya berasal dari recurring income seperti maintenance fee, service charges, air, dan sewa sebesar Rp 207 miliar.

>>> Harga Emas Antam 19 Juni 2026 Kembali Melemah, Gramasi 1 Gram Turun ke Rp 2,673 Juta

Laba bersih Perseroan pada tahun 2025 mencapai Rp 30 miliar.