>>> Program Mangrove NHM di Halmahera Utara Sukses Hijaukan Sungai Naul

Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai inisiatif reformasi telah dilakukan untuk memperkuat kualitas, integritas, dan daya saing pasar modal Indonesia.

in1

Inisiatif itu meliputi peningkatan kualitas data kepemilikan saham, penguatan keterbukaan informasi, pengembangan kerangka pelaporan beneficial ownership, peningkatan kapasitas surveillance, serta penyempurnaan regulasi.

Hasan menyebutkan bahwa berbagai reformasi yang telah dilakukan telah memperoleh acknowledgement dari pelaku pasar dan global index provider seperti MSCI dan FTSE.

Feedback tersebut sudah digunakan sebagai variabel dalam menentukan konstituen index atau kebijakan portofolio investasi.

OJK meyakini bahwa penguatan market transparency, market integrity, dan kualitas informasi merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Hasil review MSCI akan menjadi salah satu referensi penting dalam menentukan prioritas program ke depan guna meningkatkan kepercayaan investor.

Ke depan, OJK akan terus memperkuat engagement dengan MSCI, FTSE Russell, serta global index provider dan investor internasional.

Hal ini untuk memastikan reformasi yang dilakukan dapat dipahami secara komprehensif oleh komunitas investasi global.

Hasan menilai fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat serta sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi landasan penting untuk meningkatkan daya saing dan kredibilitas pasar modal.

"Kami memandang masukan MSCI sebagai bagian dari proses perbaikan yang konstruktif.

>>> PSSI Beri Insentif Tambahan untuk Klub Super League yang Utamakan Pemain Lokal

Dengan konsistensi reformasi yang sedang berjalan, kami optimis kualitas dan daya saing pasar modal Indonesia akan terus menguat ke depan," ujar Hasan.