Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meminta Pemerintah Kabupaten Karo untuk menghentikan penarikan berbagai retribusi masuk ke objek wisata pemandian air panas Sidebuk Debuk.

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyatakan penghapusan retribusi berlapis ini bertujuan mencegah kerugian wisatawan dan menghambat pengembangan destinasi wisata di Desa Semangat Gunung, Karo.

in1

>>> Cara Hitung Dana Pendidikan Anak untuk Hadapi Inflasi

"Setelah kita diskusi tadi, kita lebih ke opsi pertama, yakni tidak ada lagi retribusi karena kita ingin wisata Karo ini naik kelas," ujar Bobby usai berdiskusi dengan Pemkab Karo di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut, Medan, Kamis.

Gubernur menjelaskan Pemprov Sumut menawarkan dua opsi solusi pengelolaan kawasan wisata air panas tersebut.

Opsi pertama adalah menghentikan penarikan retribusi langsung dari pengunjung.

Sebagai gantinya, retribusi dibebankan ke pelaku usaha melalui penyesuaian harga tiket masuk pemandian, biaya penginapan, parkir, dan fasilitas lainnya.

"Pada skema ini, Pemprov Sumut siap membantu Pemkab Karo memperbaiki akses utama menuju kawasan wisata air panas di Desa Daulu dan Desa Semangat Gunung," jelas Bobby.

Opsi kedua tetap memberlakukan retribusi kepada pengunjung, namun dengan pengelolaan lebih ketat dan manajemen lebih baik untuk mencegah kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dan penarikan berlapis.

"Kita sudah belajar dari objek wisata Siosar yang sekarang akhirnya sudah meredup, padahal sempat ramai sekali," kata Bobby.

>>> Rating Drakor Perfect Crown Episode 3 Melonjak, Kuasai Slot Jumat Malam

Gubernur juga menyebut kondisi saat ini tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat, karena sebelumnya pemda juga melakukan pungutan retribusi langsung, sehingga masyarakat menganggap hal itu lumrah.

"Tidak sepenuhnya salah masyarakat karena sebelumnya pemda juga melakukan pungutan, jadi masyarakat belajar dari situ, tetapi sekarang coba kita benahi dan kita tidak ingin tempat wisata ini bernasib sama dengan Siosar," ujarnya.

Bupati Karo Antonius Ginting menyampaikan Pemkab Karo mendukung opsi pertama yang ditawarkan Gubernur Sumut.

Pemkab Karo bersama unsur Forkopimda siap mengedukasi masyarakat dan mengembalikan kejayaan wisata air panas Daulu dan Semangat Gunung sebagai destinasi unggulan.

"Kita siap berkantor di sana selama 24 jam, dan kita diberi waktu oleh pak gubernur untuk jawaban tertulis hingga Senin (21/6).

Jadi dari sekarang hingga jawaban tertulis selesai, tidak ada pungutan di kawasan pemandian air panas," ujar Antonius.

>>> Wasit Piala Dunia 2026 Tunjukkan Ketegasan, Kartu Merah Lampaui Dua Edisi Sebelumnya

Pemkab Karo bersama TNI dan Kepolisian akan berjaga sepanjang hari, bahkan berkantor di sana demi mewujudkan objek wisata Karo naik kelas.