Banyak orang mengira pendapatan besar hanya dipengaruhi oleh faktor pendidikan atau keberuntungan. Namun, sejumlah riset membuktikan bahwa karakter kepribadian memiliki andil besar dalam pencapaian kesuksesan finansial.

Sebuah penelitian dari Panel Sosial Ekonomi (SOEP) di Jerman bersama Universitas Munster mengkaji kepribadian para jutawan. Hasilnya menunjukkan bahwa individu yang membangun kekayaannya sendiri memiliki karakteristik yang kontras.

in1

>>> Promo Superindo 5 Mei 2026: Diskon 55% dan Beli 2 Lebih Hemat

Mereka cenderung berani mengambil risiko, memiliki stabilitas emosi yang baik, lebih terbuka, ekstrovert, dan sangat teliti.

Profesor psikologi Universitas Munster, Mitja Back, menyatakan bahwa riset ini merupakan yang pertama menggambarkan kepribadian jutawan dengan basis data kuat.

"Ini adalah studi pertama yang menggambarkan kepribadian para jutawan menggunakan data yang kuat," kata Mitja Back.

Riset tersebut melibatkan data lebih dari 20.000 orang dalam studi SOEP yang berjalan sejak tahun 1984, termasuk di antaranya 1.000 jutawan.

Sifat berani mengambil risiko dan stabil secara emosi paling sering ditemukan pada mereka yang sukses menghimpun kekayaan secara mandiri.

Ketelitian Menjadi Faktor Penentu Gaji Tinggi

Sementara itu, studi dalam Jurnal University of Chicago menemukan orang teliti dan mudah bergaul berpotensi meraup lebih banyak uang.

Penelitian ini memakai teori Lima Besar yang meliputi keterbukaan, ketelitian, ekstroversi, keramahan, dan neurotisme.

Salah satu profesor dalam studi tersebut, Weilong Zhang, menjelaskan bahwa ketelitian merupakan indikator kuat untuk melihat potensi penghasilan tinggi seseorang.

>>> Saham BBCA Turun 3,19 Persen, Likuiditas Tetap Kuat

Sifat teliti dipandang sebagai faktor penentu di pasar kerja karena berkorelasi dengan gaji besar dan risiko pengangguran yang rendah.