PT Blue Bird Tbk (BIRD) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp415,35 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Nilai tersebut setara dengan 65,3 persen dari total laba bersih perseroan sepanjang tahun buku 2025.

in1

>>> Timnas Inggris Kalahkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026

Pembayaran dividen dijadwalkan pada 10 Juli 2026 bagi pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 30 Juni 2026.

Sepanjang tahun buku 2025, emiten berkode saham BIRD membukukan pendapatan bersih Rp5,7 triliun, naik 13 persen dibanding tahun sebelumnya.

EBITDA perseroan juga tumbuh 13 persen menjadi Rp1,4 triliun, sementara laba tahun berjalan meningkat 9 persen hingga Rp643 miliar.

Alokasi Dividen dan Strategi Ekspansi

Direktur Keuangan BIRD Irawaty Salim menyatakan RUPST menyepakati dividen tunai Rp166 per lembar saham.

>>> Mentan Ancam Cabut Izin Impor Pengusaha Kedelai yang Naikkan Harga

Sisa laba bersih setelah dividen akan dialokasikan sebagai laba ditahan untuk mendukung modal kerja dan strategi perluasan ekosistem mobilitas terintegrasi melalui konsep 3M.

Direktur Utama Bluebird Adrianto Djokosoetono mengatakan perseroan terus memperkuat fondasi bisnis jangka panjang melalui pengembangan layanan dan transformasi digital.

Komisaris Utama Bluebird Bayu Djokosoetono memaparkan ekspansi tahun lalu mencakup pengoperasian armada taksi di Solo, peluncuran airport shuttle di Kalimantan Timur, dan penguatan bisnis bus transportasi publik di Jakarta.

>>> BI Perketat Pembelian Dolar AS, Turunkan Batas Menjadi 10 Ribu

Perseroan juga meningkatkan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk distribusi armada real-time dan menambah kendaraan listrik e-Bluebird serta e-Goldenbird di Medan dan Surabaya.