Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kepercayaan pemerintah China terhadap Indonesia tetap terjaga, meskipun terdapat sejumlah keluhan terhadap kebijakan dalam negeri.

"Pemerintah China amat 'trust' dan amat mendukung.

in1

>>> Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028

Kalau dari diskusi dengan mereka, diskusinya menarik, amat konstruktif dan menunjukkan kepercayaan China dan kepercayaan kami ke pemerintah China juga sama, sama bagusnya," kata Purbaya di Beijing, Kamis (18/6) malam.

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan dengan Menteri Keuangan China Lan Fo'an, perwakilan bank sentral China (PBOC), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), serta sejumlah investor dalam kunjungan resmi ke China pada 16-19 Juni 2026.

Menurut Purbaya, kedua negara sama-sama bersemangat meningkatkan hubungan ke tingkat yang lebih erat. Meski demikian, pihak China juga menanyakan kondisi Indonesia secara riil.

"Tentu saya bisa jelaskan dan yakinkan bahwa kondisi fundamental ekonomi tidak ada masalah," ungkapnya.

>>> Keutamaan Wudhu: Menghapus Dosa Kecil dan Membuka Pintu Surga

Keluhan Investor China

Purbaya mengakui bahwa pelaku usaha China memiliki sejumlah keluhan terhadap beberapa kebijakan pemerintah Indonesia yang dinilai mengganggu kelancaran bisnis.

Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo telah merespons dan berkomitmen memperbaiki kondisi investasi agar investor China dapat berbisnis dengan wajar di Indonesia.

"Presiden mengerti betul hambatan yang terjadi untuk melakukan bisnis di Indonesia dan itu sedang diperbaiki," tambah Purbaya.

>>> Ilmuwan Temukan Kuburan Paus Purba Terbesar di Dasar Samudra

Pemerintah Indonesia, lanjutnya, sudah memahami permasalahan dan terus melakukan perbaikan. Sebagian besar keluhan telah ditindaklanjuti dengan cepat, meski ada beberapa hal yang memerlukan waktu.