>>> Saksi Ungkap Manipulasi Lingkungan Dekat Diego Maradona dalam Persidangan

Penurunan aktivitas fisik selama kehamilan juga dapat memengaruhi kekuatan otot bokong dan pinggul. Kondisi ini ikut andil dalam memperjelas lekukan di sisi luar panggul.

in1

Studi mengenai biomekanik kehamilan menunjukkan bahwa perubahan tubuh tersebut bersifat adaptif. Perubahan postur dan distribusi beban terjadi tanpa mengubah struktur dasar tulang panggul manusia.

Hingga saat ini, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa bentuk pinggul ini mengganggu fungsi panggul, jalannya kehamilan, maupun proses persalinan.

Cara Menyiasati Hip Dips saat Hamil

Cleveland Clinic menjelaskan bahwa variasi bentuk tubuh ini dipengaruhi oleh struktur tulang sehingga tidak dapat diubah secara permanen.

Para ahli menyarankan fokus pada menjaga kekuatan dan fleksibilitas otot pinggul.

Aktivitas fisik yang aman dapat dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter, salah satunya adalah jalan kaki. Olahraga ringan ini membantu memelihara kekuatan otot panggul serta bokong.

Gerakan side leg raise juga direkomendasikan untuk memperkuat otot pinggul bagian luar yang menjaga stabilitas tubuh. Selain itu, prenatal yoga dapat membantu memperbaiki postur dan melatih otot inti.

Ibu hamil juga disarankan melakukan modifikasi glute bridge untuk mengaktifkan otot bokong. Pada trimester lanjut, gerakan ini sebaiknya dilakukan di bawah pengawasan tenaga medis atau fisioterapis.

>>> Kebijakan RUPS Elektronik Dikhawatirkan Bebani Pelaku Usaha

Langkah terakhir adalah menjaga kenaikan berat badan agar tetap sesuai dengan rekomendasi medis. Hal ini penting untuk mendukung kesehatan ibu hamil serta menjaga komposisi tubuh yang seimbang.