Saksi Ungkap Manipulasi Lingkungan Dekat Diego Maradona dalam Persidangan
Persidangan kasus kematian Diego Maradona yang digelar di San Isidro pada pertengahan Juni 2026 mengungkap kesaksian krusial mengenai adanya manipulasi telepon dan pembatasan kunjungan oleh lingkaran terdekat sang legenda sebelum wafat pada November 2020.
Pendamping terapeutik Carlos Cottaro memberikan keterangan di hadapan hakim mengenai kondisi pengawasan ketat yang dialami mantan kapten tim nasional Argentina tersebut selama masa pemulihan di rumah pinggiran Buenos Aires.
>>> Kebijakan RUPS Elektronik Dikhawatirkan Bebani Pelaku Usaha
"Ada manipulasi dari lingkaran terdekat Maradona," ujar Carlos Cottaro.
"Telepon Diego dikendalikan dan panggilan tidak diteruskan.
Saya melihat manipulasi telepon yang terjadi, mereka mengontrol apakah anak-anak perempuannya bisa menjenguknya atau tidak," kata Carlos Cottaro.
"Semua orang berbicara atas nama Diego, tetapi Diego tidak pernah berbicara," ujar seorang pekerja tim medis.
Kesaksian Pendamping Terapis
Alejandro Cottaro, pendamping terapis lainnya, menceritakan pengalamannya saat mulai dekat dengan Maradona. "Suatu hari saya menunjukkan foto saya bersama CFK dan dia berkata 'uhh, saya mencintainya'.
Dan di sana saya bertanya 'siapa lagi yang kamu cintai?' dan dia menjawab 'Roma, anak-anak saya...'
"
"Dan ketika dia mulai terbuka, mereka datang untuk menjauhkannya dan memberi tahu saya agar tidak terlalu sering bersamanya.
Mereka menjauhkan saya tepat ketika dia mulai terbuka. Saya bahkan tidak bisa mulai melakukan apa pun, karena dari sanalah semuanya dimulai: melepaskan diri, membuka diri.
Dia tidak pernah mengatakan kepada saya bahwa kehadiran saya mengganggunya," kata Alejandro Cottaro.
Ia juga mengungkapkan bahwa orang-orang di sekitar Maradona tidak memahami pekerjaannya.
"Melihat ke belakang, saya pikir orang-orang di sekitarnya tidak memahami apa pekerjaan saya karena mereka tidak ingin saya berada di dekatnya.
Update Terbaru
BGN Alihkan Distribusi Makan Bergizi Gratis dari 76 Sekolah di Jawa
Jumat / 19-06-2026, 07:03 WIB
Akun Instagram Bruno Fernandes Diserbu Puluhan Ribu Pendukung Cristiano Ronaldo
Jumat / 19-06-2026, 07:03 WIB
Kolombia Taklukkan Uzbekistan 3-1 di Laga Perdana Grup K Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 07:03 WIB
AS Akhiri Blokade Selat Hormuz Setelah Iran Sepakati Perdamaian
Jumat / 19-06-2026, 07:02 WIB
HRC Tunjuk Mikihiko Kawase Gantikan Alberto Puig sebagai Team Manager MotoGP
Jumat / 19-06-2026, 07:02 WIB
Studi Ungkap Ciri Kepribadian yang Memicu Penghasilan Tinggi
Jumat / 19-06-2026, 07:02 WIB
Promo Superindo 5 Mei 2026: Diskon 55% dan Beli 2 Lebih Hemat
Jumat / 19-06-2026, 07:02 WIB
Saham BBCA Turun 3,19 Persen, Likuiditas Tetap Kuat
Jumat / 19-06-2026, 07:01 WIB
Akun Bruno Fernandes Diserbu Fans Ronaldo Usai Portugal Ditahan Imbang
Jumat / 19-06-2026, 07:01 WIB
Pelatih Bosnia Tegaskan Timnya Belum Menyerah untuk Lolos Fase Grup
Jumat / 19-06-2026, 07:01 WIB
Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Monas Jumat Malam
Jumat / 19-06-2026, 06:58 WIB
Marc Cucurella Resmi Bergabung dengan Real Madrid dalam Transfer Kilat
Jumat / 19-06-2026, 06:57 WIB
Harga Emas Antam dan Pegadaian Anjlok, Buyback Terkoreksi Rp39.000
Jumat / 19-06-2026, 06:57 WIB
Budi Setyawan Wijaya Resmi Jadi Direktur Utama PT PELNI
Jumat / 19-06-2026, 06:57 WIB






