Padahal sebaliknya, saya harus berada di dekatnya, mengetahui bagaimana keadaannya, suasana hatinya, apakah dia mengalami gejala putus zat, atau ingin mengonsumsi sesuatu."

Alejandro Cottaro terakhir bertemu Maradona pada 13 November 2020, 12 hari sebelum kematiannya. "Saya pergi pada tanggal 13 dan dia meninggal pada tanggal 25.

in1

Saya melihatnya dalam kondisi baik. Sampai hari ini saya tidak percaya dia sudah meninggal.

Hari ini Diego seharusnya menjadi komentator Piala Dunia, begitulah adanya," ujarnya.

Hambatan Pelayanan Medis

Dokter klinis Pedro Di Spagna mengungkapkan bahwa ia ditolak saat hendak memeriksa Maradona.

"Pada tanggal 18 November saya pergi memeriksa Maradona bersama seorang ahli gizi dan mereka menolak kami.

Keesokan harinya saya ingin kembali dan mereka mengirimkan audio dari Dr. Forlini yang mengatakan tidak."

"Dalam rekaman itu jelas, seperti yang dikatakan Forlini kepada saya, bahwa dokter yang merawat menolak saya," kata Pedro Di Spagna.

Ia juga menyebut bahwa pada 19 November ia kembali ditolak. "Pada tanggal 19 saya ingin kembali pergi dan mereka menolaknya.

Saya ingin bukti hukum agar tercatat bahwa saya ingin kembali pergi dan mereka menolaknya.

Keesokan harinya mereka memberi tahu saya bahwa ada ambulans dan jika ada masalah di rumah mereka akan menghubunginya.

Saya merasa tenang karena jika ada keadaan darurat mereka akan memanggil ambulans."

>>> Kylian Mbappe Puji Kontribusi Michael Olise di Timnas Prancis

Psikiater Agustina Cosachov memberikan keterangan terkait permintaan rawat jalan. "Ide dari perluasan ini terkait dengan poin-poin pada sidang sebelumnya.

Dan masalah pernyataan Perroni yang ingin saya klarifikasi.

Saya mulai dengan presentasi permintaan saya untuk rawat jalan di rumah yang dikirimkan kepada auditor jaminan kesehatan, Espeche, yang setiap saat mengatakan kepada saya bahwa semuanya baik-baik saja."