Yusuf Meilana resmi mengakhiri masa baktinya bersama Persik Kediri setelah sembilan tahun membela klub tanah kelahirannya.

Bek kiri tersebut kini bersiap memulai petualangan baru bersama Persebaya Surabaya pada kompetisi BRI Super League 2026/2027.

in1

>>> Aksi Vozinha Lawan Spanyol Dongkrak Pengikut Instagram hingga Jutaan

Keputusan ini diambil di tengah tuntutan profesionalisme dalam sepak bola modern yang kerap mengesampingkan loyalitas.

Klub sering melakukan penyegaran pemain demi kebutuhan tim, sehingga loyalis seperti Yusuf harus rela menepi.

Selama membela Persik, Yusuf Meilana menjadi pilar lokal yang berkontribusi besar.

Ia sukses mempersembahkan gelar juara Liga 3 2018 dan Liga 2 2019, serta membawa Persik promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Performa impresifnya sempat membuat pemain asli Kediri ini menjadi buruan banyak klub. Tawaran selalu berdatangan setiap pergantian musim, namun ia memilih bertahan hingga kini.

Langkah Berbeda dari Rekan Seangkatan

Keputusan Yusuf berbeda dengan rekan seangkatannya asal Kediri seperti Edo Febriansyah dan Septian Satria Bagaskara.

Keduanya telah lebih dulu merantau ke klub mapan demi mengejar kontrak dan prestasi yang lebih menjanjikan.

>>> Pemerintah Terapkan Program Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026

Edo Febriansyah sempat membela Persita Tangerang dan Persib Bandung, sementara Septian Satria Bagaskara hijrah ke RANS Nusantara FC pada 2022.

Musim lalu, keduanya sama-sama memperkuat Dewa United.

Keputusan merantau tersebut membuahkan hasil positif hingga berhasil menembus skuad Timnas Indonesia. Di sisi lain, Yusuf Meilana dinilai terlalu lama berada di zona nyaman bersama Persik Kediri.

Legenda Persik Kediri, Wawan Widiantoro, menyayangkan keputusan Yusuf yang dinilai terlambat berkarier di luar daerah. "Sepak bola sekarang lebih profesional.

Pemain menjual kualitas. Loyalitas nomor sekian di bawah profesionalisme," ujarnya.

Wawan menambahkan, dengan banyaknya pemain asing, pemain lokal harus memiliki kualitas di atas rata-rata. "Di usia sekarang, Yusuf termasuk telat berpetualang.

>>> Jasa Marga Perbaiki Tol Jagorawi hingga 22 Juni 2026, Simak Jadwalnya

Seharusnya dulu ia berani meninggalkan Kediri saat masih muda. Tapi ia masih beruntung bergabung dengan klub besar seperti Persebaya," pungkasnya.