Bank of England (BoE) dan Swiss National Bank (SNB) akan mengumumkan keputusan suku bunga acuan pada sesi perdagangan Eropa, Kamis (18/6/2026).

Kebijakan ini diambil di tengah meredanya konflik geopolitik global yang memicu perubahan proyeksi inflasi.

in1

>>> Alexandra Eala Kalahkan Donna Vekic di Berlin Open 2026

SNB diperkirakan mempertahankan suku bunga kebijakan pada level 0 persen. Batasan untuk menerapkan suku bunga negatif masih sangat tinggi bagi bank sentral Swiss tersebut.

Sementara itu, BoE diprediksi menahan suku bunga utama di angka 3,75 persen melalui pemungutan suara dengan proyeksi hasil 7-2.

Data ekonomi Inggris terbaru menunjukkan indikator inflasi utama dan inti berada di bawah perkiraan, sementara pasar tenaga kerja terus melemah.

Perkembangan signifikan yang memengaruhi kebijakan ini adalah berakhirnya perang antara Amerika Serikat dan Iran, yang memicu penurunan cepat harga minyak mentah.

>>> Dudung Abdurachman Jenguk Komedian Bolot di RS Fatmawati

Minyak Brent saat ini diperdagangkan di bawah 80 dolar AS per barel, jauh di bawah rata-rata perkiraan optimistis BoE yang berada di level 108 dolar AS per barel.

Selain keputusan suku bunga, pasar Eropa juga menantikan laporan ketenagakerjaan Inggris yang diproyeksikan menambah 75 ribu pekerjaan dalam periode tiga bulan hingga April, dengan tingkat pengangguran tetap di 5,0 persen.

Dari sesi Amerika Serikat, fokus pasar akan tertuju pada rilis data Klaim Pengangguran AS.

>>> Marcus Rashford Rela Ubah Skema Kontrak Demi Bertahan di Barcelona

Klaim Awal diharapkan 225 ribu dibandingkan 229 ribu sebelumnya, sedangkan Klaim Berkelanjutan diperkirakan 1.789 ribu dari sebelumnya 1.795 ribu.