Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat empat emiten yang akan membagikan dividen dengan yield tinggi pada periode cum date 18 Mei 2026.

Dividen yang ditawarkan mencapai hampir 10 persen, jauh di atas suku bunga deposito yang hanya 2-3 persen.

in1

>>> Enam Wakil Asia Tak Terkalahkan di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Periode cum dividen merupakan batas akhir bagi investor untuk mendapatkan hak dividen. Investor harus membeli saham paling lambat pada tanggal cum date dan menyimpannya hingga recording date.

Empat Emiten dengan Dividen Jumbo

PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) akan membagikan dividen interim Rp 141,61 miliar atau Rp 16,57 per saham.

Dengan harga saham Rp 1.530, proyeksi dividend yield mencapai 1,08 persen.

PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) mengalokasikan dividen tunai Rp 95,19 miliar atau Rp 35 per saham.

Harga saham Rp 2.180 menghasilkan yield 1,61 persen.

>>> Perbaiki Finansial Jelang 2026 dengan Langkah Strategis Akhir Tahun

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) membagikan dividen Rp 850,17 miliar atau Rp 56,62 per saham.

Dengan harga saham Rp 585, yield mencapai 9,68 persen, tertinggi di sektor perbankan.

PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menebar dividen Rp 375,1 miliar atau Rp 110 per saham. Harga saham Rp 1.230 menghasilkan yield 8,94 persen.

Jadwal pembayaran dividen bervariasi: YUPI pada 29 Mei, SHIP pada 26 Mei, BJTM dan TOTL pada 5 Juni 2026.

Recording date untuk semua emiten adalah 20 Mei 2026.

>>> Kiaton Bagikan Inspirasi Ucapan Selamat Wisuda Islami Penuh Doa Kebaikan

Meski menawarkan keuntungan tinggi, investor diingatkan akan potensi koreksi harga saham setelah ex-dividend. Keputusan investasi tetap perlu dilakukan dengan hati-hati.