Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menyegel gudang sepeda motor listrik Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (17/6/2026).

Tindakan ini terkait penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis periode 2025-2026.

in1

>>> Polda Metro Jaya Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Awkarin dan Faisal Guyon Waton

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan tim penyidik turun ke lokasi untuk memeriksa jumlah sepeda motor listrik dan melakukan penyegelan.

Penyegelan dilakukan setelah Kejaksaan Agung menetapkan Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal, Andri Mulyono, sebagai tersangka kelima pada Jumat (12/6/2026).

Perusahaan itu merupakan vendor penyedia puluhan ribu unit sepeda motor listrik yang diduga tidak memenuhi syarat kelayakan.

Lima Tersangka dan Kerugian Negara

Selain Andri Mulyono, empat tersangka lain yang telah ditetapkan sejak 3 Juni 2026 adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, serta pihak swasta Asep Yusuf Soemantri.

Kerugian negara dipicu penggelembungan harga pengadaan 21.801 unit motor listrik senilai Rp1,035 triliun, serta pengadaan 32 ribu pasang sepatu, 31.994 unit tablet, dan 5.400 unit televisi yang tidak sesuai ketentuan.

>>> Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.794 per Dolar AS pada 18 Juni 2026

Jurnalis KompasTV melaporkan ribuan motor listrik baru bertuliskan program MBG tersimpan rapat di kawasan industri Sentul, namun akses konfirmasi ditutup pihak perusahaan.

Sebelum ditahan, Dadan Hindayana menyebut jumlah motor yang berhasil dipenuhi mencapai 21.801 unit dari target 25.044 unit, dengan harga Rp43.200.000 per unit dan total keseluruhan sekitar Rp897 miliar.

KPK Hentikan Sementara Penyelidikan

Menanggapi penyidikan intensif Kejagung, Komisi Pemberantasan Korupsi memilih menghentikan sementara penyelidikan paralel yang sempat dilakukan.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan pihaknya menyerahkan penuntasan kasus ini kepada kejaksaan dan akan berkoordinasi jika diperlukan.

Di sisi lain, Pemerintah melalui Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengumumkan rencana evaluasi total program Makan Bergizi Gratis, termasuk moratorium Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi baru dan penajaman target penerima manfaat.

>>> Thomas Tuchel Coret Trent Alexander-Arnold dari Skuad Inggris

Langkah ini diproyeksikan menghemat anggaran negara hingga Rp1 triliun per bulan atau Rp12 triliun per tahun.