>>> Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku Usai Diperiksa Polisi

Dorong Peningkatan Kompetensi Menjadi Tenaga Terampil

Pada momen yang sama, Menteri P2MI Mukhtarudin memaparkan bahwa kolaborasi ini menjadi implementasi dari arahan langsung Presiden terkait reformasi tata kelola pekerja migran.

Ia menyebutkan bahwa Kepala Negara menginstruksikan jaminan keamanan penuh bagi PMI yang mencakup fase sebelum keberangkatan, selama masa kontrak di luar negeri, hingga kembali ke tanah air.

Saat ini, kementerian tengah menggeser orientasi penempatan tenaga kerja, dari yang sebelumnya didominasi sektor informal berketerampilan rendah menjadi tenaga kerja berketerampilan menengah dan tinggi.

"Jadi, sebenarnya pekerja migran Indonesia sekarang ini mayoritas sudah skilled workers dan formal. Ini sesuai dengan arahan Pak Presiden," ujar Mukhtarudin.

Mukhtarudin juga mengingatkan bahwa para pekerja migran wajib diposisikan sebagai manusia yang berhak mendapatkan pelindungan komprehensif, bukan sekadar komoditas ekonomi semata.

"Pekerja Migran ini manusia, bukan barang.

Oleh karena itu, semua stakeholder harus terlibat dalam konteks bagaimana mempersiapkan Pekerja Migran di sisi hulunya, pengawasan, pelindungan, sampai pemberdayaan ketika mereka selesai bekerja di luar negeri," kata Mukhtarudin.

KP2MI Fasilitasi Jalur Resmi bagi Kader SOKSI

Mukhtarudin menyatakan kesiapan Kementerian P2MI untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi kader SOKSI maupun masyarakat binaannya yang berniat meniti karier di luar negeri melalui prosedur legal.

Kementerian berkomitmen menjadi jembatan fasilitator agar masyarakat bisa mengakses peluang kerja luar negeri secara aman, teratur, dan sesuai undang-undang.

"Mungkin ada kader-kader SOKSI yang ingin bekerja di luar negeri, KP2MI siap jadi jembatan memfasilitasi kader SOKSI atau masyarakat yang dibina oleh SOKSI.

>>> PGN Kembangkan Program Minapadi Salin di Pesisir Batang

Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat positioning kementerian dan pelayanan kita ke masyarakat, agar betul-betul kita bisa menciptakan migran aman, rakyat sejahtera, dan Indonesia maju," imbuh Mukhtarudin.