DBS Treasures Catat Laba Bersih Tumbuh 289 Persen, Nasabah Baru Melonjak
PT Bank DBS Indonesia melaporkan pertumbuhan laba bersih yang signifikan pada segmen DBS Treasures. Laba bersih setelah pajak (NPAT) tumbuh 289 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Angka tersebut melampaui target anggaran yang ditetapkan sebesar 157 persen. Pertumbuhan ini diiringi peningkatan jumlah nasabah baru sebesar 73 persen yoy.
>>> AHY: Pemulihan Jadi Prioritas Penanganan Pascagempa Sulteng
Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom menyampaikan hal itu dalam agenda Media Luncheon di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan bahwa target anggaran laba bersih tahun ini naik 157 persen dari tahun sebelumnya.
Strategi Hadapi Volatilitas Global
Dalam beberapa tahun terakhir, DBS melihat perubahan perilaku nasabah affluent yang semakin signifikan. Hal ini dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik dan volatilitas global.
DBS menyikapi situasi tersebut dengan mengedepankan strategi wealth management yang berbasis insight objektif dan komprehensif.
Strategi ini berorientasi pada peluang, dapat ditindaklanjuti, serta relevan dengan pendekatan personal yang berpusat pada nasabah.
>>> Mentan Laporkan Kesiapan Pangan Hadapi El Nino Godzilla ke Presiden
Data year to date hingga Mei 2026 menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi hampir 30 persen. Arus keluar modal asing mencapai sekitar Rp41,16 triliun.
Ketidakpastian pasar global dan domestik berpengaruh pada tren penurunan suku bunga serta persaingan promosi perbankan yang semakin ketat sepanjang 2025.
Memasuki tahun 2026 dengan tren kenaikan suku bunga, Bank DBS Indonesia mencatat pertumbuhan yang dipengaruhi oleh meningkatnya apresiasi nasabah dengan skor kepuasan yang solid.
Melfrida menambahkan bahwa kesuksesan ini didasarkan pada rekomendasi portofolio yang lebih personal.
>>> Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi, Beri Panduan Rasio Kompresi
Hal itu melalui integrasi wawasan investasi regional dari Chief Investment Office (CIO) DBS dan teknologi machine learning terhadap pendampingan investasi.
Update Terbaru
Ceko vs Afrika Selatan: Kedua Tim Turunkan Skuad Terbaik di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:25 WIB
Pelatih Afrika Selatan Hadapi Tekanan Taktis Jelang Lawan Republik Ceko
Kamis / 18-06-2026, 23:24 WIB
Menteri BUMN Resmi Rombak Jajaran Direksi PLN, Dirut Tak Tergeser
Kamis / 18-06-2026, 23:24 WIB
Ceko dan Afrika Selatan Turunkan Skuad Terbaik di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:24 WIB
Afrika Selatan Ubah Taktik Hadapi Republik Ceko di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:24 WIB
BTN dan Rumah123 Integrasikan Layanan Cari Rumah hingga KPR
Kamis / 18-06-2026, 23:24 WIB
Kiandra Ramadhipa Selamat dari Kecelakaan Mengerikan di Sirkuit Mugello
Kamis / 18-06-2026, 23:24 WIB
Hasil SPMB SD dan SMP Palembang 2026 Resmi Diumumkan
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
PT Ketrosden Triasmitra Tbk Targetkan Pendapatan Rp 1,01 Triliun pada 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
Elnusa Terlibat dalam Proyek Seismik 3D Kandawulo di Selat Makassar
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
Jadwal Kualifikasi MLBB Asian Games 2026 Dimulai 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
Kejati Sumsel Terima Pengembalian Uang Korupsi Rp219 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
Janice/Aldila Melaju ke Semifinal Nottingham Open 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
Laba Bersih Telkom Diproyeksikan Melonjak 45 Persen pada Tahun Ini
Kamis / 18-06-2026, 23:16 WIB






