>>> Kejagung Tetapkan Pihak Swasta sebagai Tersangka Keenam Kasus MBG

Penanganan ini telah memiliki standar pelayanan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan sehingga aman dan terukur.

Dokter spesialis ortopedi dan traumatologi, dr Auliya Akbar, SpOT, Subsp PL, memaparkan luasnya aplikasi klinis dari sel punca.

"Stem cell dan turunannya memiliki efek regenerasi dan menstimulasi pemulihan sel-sel tubuh yang sakit.

Aplikasinya luas, mulai dari regenerasi tendon, tulang rawan sendi seperti lutut, ligamen, meniskus, rotator cuff, hingga diskus tulang belakang yang mengalami cedera maupun robek," ujarnya.

Keamanan Pasien Jadi Prioritas

Aspek keamanan pasien menjadi prioritas utama melalui proses skrining ketat menggunakan metode Strict Patient Selection.

Brawijaya Hospital juga bekerja sama dengan Laboratorium Regenic yang telah mengantongi sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk menjaga kualitas material sel.

Dokter konselor stem cell Brawijaya Hospital, dr. Venty Muliana Sari Soeroso, MSc, menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh sebelum tindakan.

"Dalam setiap terapi stem cell, hal yang paling utama adalah keamanan pasien.

Setiap pasien menjalani evaluasi terlebih dahulu untuk memastikan terapi yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya," kata dr Venty.

>>> Galaxy Tab A9+ Terima Pembaruan Perangkat Lunak dengan Patch Keamanan Mei 2026

Seluruh prosedur dipastikan berjalan secara hati-hati oleh dokter berpengalaman dengan menggunakan produk dari laboratorium yang tersertifikasi resmi.