Wakil Sekretaris Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Anggana Bunawan mengatakan pelaku UMKM masih menghadapi tantangan akses pasar, pembiayaan, dan keterhubungan dengan rantai nilai.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat daya saing dan mendorong UMKM naik kelas.

Asisten Deputi Perlindungan Konsumen dan Edukasi Keuangan serta Layanan Manajemen Strategis OJK Kalsel Andy Rahman Yuliman menekankan pentingnya literasi dan inklusi keuangan.

Hal itu agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan layanan keuangan digital secara optimal, sekaligus menjaga keamanan data dan waspada terhadap penipuan digital.

Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda menyambut baik program tersebut karena sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat daya saing UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.

>>> TikTok Luncurkan Fitur AI Baru untuk Pengembang di Singapura

Ia menambahkan, lebih dari 26 ribu UMKM berperan aktif di Banjarmasin, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,66 persen pada 2025.