Grab resmi menguasai saham mayoritas PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank) dengan total kepemilikan kini mencapai lebih dari 50 persen.

Langkah strategis ini dilakukan melalui serangkaian transaksi di dalam ekosistem Grab, termasuk pembelian saham oleh A5-DB Holdings dan GXS Pte.

>>> TBIG Optimistis Bisnis Menara Telekomunikasi Tumbuh Positif pada 2026

Ltd. pada Mei 2026.

Peningkatan kepemilikan tersebut didukung oleh kinerja keuangan yang positif.

Superbank mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp142 miliar pada periode empat bulan hingga 30 April 2026, naik 1.529% secara year-on-year.

Penyaluran kredit bank digital ini juga meningkat 55% YoY per April 2026, didorong oleh integrasi dengan aplikasi Grab dan OVO melalui produk Pinjaman Atur Sendiri.

>>> 5 Fakta Menarik Jelang Laga Timnas Indonesia Vs Mozambik

Komitmen Jangka Panjang

Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, menyatakan bahwa pihaknya akan terus memperkuat inovasi produk dan memperluas akses pembiayaan yang bertanggung jawab.

Ia menambahkan, perusahaan berkomitmen menghadirkan pengalaman perbankan digital yang semakin seamless bagi jutaan masyarakat Indonesia.

Manajemen Superbank memastikan perluasan akses pembiayaan akan terus dikembangkan bersama pemegang saham lain seperti Emtek, GXS Bank, dan KakaoBank.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan peningkatan kepemilikan di Superbank mencerminkan keyakinan terhadap potensi jangka panjang Indonesia dan peran layanan keuangan digital.

>>> DEN Laporkan Hasil Survei Makan Bergizi Gratis ke Presiden Prabowo

Grab berkomitmen menghadirkan inovasi dan memperkuat ekosistem yang memberikan manfaat bagi mitra pengemudi, UMKM, pengguna, dan masyarakat luas.