KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas untuk 6,7 Juta Pegawai
KPK membeberkan modus operandi para calo yang bergerak mencari vendor setelah mendapatkan rincian spesifikasi dan harga penawaran dari oknum orang dalam.
Melihat fenomena tersebut, penegakan nilai integritas di lingkungan birokrasi ditegaskan sebagai tanggung jawab bersama para pimpinan daerah dan bukan hanya tugas aparat penegak hukum.
Setyo Budiyanto mengingatkan bahwa tanpa integritas, sistem secanggih apa pun hanya akan menjadi alat yang tetap memiliki celah pintu belakang untuk dimanipulasi.
KPK mengonfirmasi telah menangani banyak kasus korupsi pengadaan yang terbukti memanfaatkan mekanisme tersembunyi meskipun sistemnya sudah berbasis digital.
Lima Pilar Strategis Penguatan Integritas
Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa penguatan budaya moral di lingkungan pelayanan publik harus dibentuk melalui proses edukasi yang berkesinambungan.
>>> Eks CEO TaniHub Group Divonis 9 Tahun Penjara karena Korupsi dan TPPU
Ia memaparkan lima pilar strategis penguatan integritas, di antaranya mengikis budaya dilayani melalui modul pembelajaran digital antikorupsi.
"Modul e-learning dirancang untuk mengikis budaya dilayani dan menggantinya dengan budaya melayani yang bersih dari gratifikasi," ujar Rini Widyantini.
Sebagai langkah pemerataan akses bagi pemerintah daerah yang belum memiliki perangkat digital mandiri, Kementerian PANRB bersama LAN menyiapkan sistem terpadu Smart ASN.
Pemerintah juga akan menerbitkan regulasi wajib bagi seluruh instansi serta memanfaatkan dasbor monitoring INDATA KPK untuk memantau partisipasi pegawai.
Rini Widyantini meminta komitmen penuh dari para pejabat pembina kepegawaian agar keikutsertaan program ini dapat dimasukkan ke dalam kerangka Manajemen Talenta 9 Kotak.
Menteri PANRB mengingatkan bahwa wujud nyata dari reformasi birokrasi adalah ketiadaan pungutan liar dalam proses pelayanan langsung di masyarakat.
"Tidak ada ruang bagi aparatur berkinerja tinggi, tetapi berintegritas rendah, untuk mengelola pemerintahan ini," tegas Rini Widyantini.
Update Terbaru
Pahami Doa Kurban Idul Adha dan Tata Cara Penyembelihan Sesuai Syariat
Jumat / 19-06-2026, 01:10 WIB
Jorge Martin Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Kecelakaan Tes MotoGP Catalunya
Jumat / 19-06-2026, 01:09 WIB
Luca Marini Bantu Johann Zarco Usai Kecelakaan Mengerikan di MotoGP Catalunya
Jumat / 19-06-2026, 01:09 WIB
Aldi Satya Mahendra Finis Keempat pada World Supersport Ceko
Jumat / 19-06-2026, 01:09 WIB
PKB Harap PDIP Bersikap Tegas soal Posisi Politik
Jumat / 19-06-2026, 01:09 WIB
Republik Ceko dan Afrika Selatan Berbagi Poin di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 01:09 WIB
Dani Carvajal Putuskan Tinggalkan Real Madrid Akhir Musim 2025/2026
Jumat / 19-06-2026, 01:05 WIB
Mengapa Jet Lag Membuat Lelah Berhari-hari dan Cara Menghindarinya
Jumat / 19-06-2026, 01:05 WIB
Lima Keunggulan Layar Samsung Galaxy S26 Ultra yang Membuatnya Berbeda
Jumat / 19-06-2026, 01:01 WIB
Lima Keunggulan Layar Samsung Galaxy S26 Ultra yang Membuatnya Berbeda
Jumat / 19-06-2026, 01:01 WIB
10 Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Membayar pada 2026
Jumat / 19-06-2026, 00:55 WIB
Masa Sekolah Jungkook BTS: Sembunyikan Mata di Balik Rambut
Jumat / 19-06-2026, 00:52 WIB
Kejagung Sita Mobil Toyota Alphard Milik Tersangka Kasus Korupsi MBG
Jumat / 19-06-2026, 00:52 WIB
FF Beta vs FF Max vs FF Original 2026: Perbedaan dan Mana yang Terbaik
Jumat / 19-06-2026, 00:50 WIB






