Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan kampanye antikorupsi melalui drama musikal berjudul "Sidik". Acara ini merupakan bagian dari rangkaian menuju Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap 9 Desember.

Pertunjukan akan digelar pada 4, 5, dan 6 Desember di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

in1

>>> Brasil Istirahatkan Neymar Demi Hadapi Laga Krusial Melawan Skotlandia

Hal ini disampaikan Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Amir Arief di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis.

KPK akan mengadakan enam sesi pertunjukan selama tiga hari. Dua sesi pada 4 Desember khusus untuk tamu undangan, sementara empat sesi sisanya terbuka untuk masyarakat umum.

Tamu undangan meliputi mitra KPK seperti pegiat antikorupsi, penyuluh, dan pemangku kepentingan. "Mereka perlu kami berikan inspirasi," ujar Amir.

KPK bekerja sama dengan Da Lopez Entertainment, rumah produksi milik Jovial da Lopez dan Andovi da Lopez.

Penunjukan ini telah melalui mekanisme pengadaan langsung sesuai Peraturan LKPP Nomor 5 Tahun 2021.

>>> Kemen-UMKM: Ekonomi Digital RI Terbesar di ASEAN, Peluang UMKM Naik Kelas

Amir menjelaskan alasan memilih Da Lopez Entertainment karena portofolio mereka dalam drama musikal bertema kebangsaan, politik, dan hukum.

"Mereka dapat membantu menambah pertunjukan kampanye antikorupsi," katanya.

Dari enam sesi, empat sesi bersifat komersial dan menjadi tanggung jawab Da Lopez Entertainment. KPK hanya bertanggung jawab atas dua sesi untuk tamu undangan.

"Seat-nya lebih banyak, penonton lebih banyak," jelas Amir.

Andovi da Lopez mengungkapkan premis "Sidik" berkisar pada kehidupan penyidik KPK dan kasus dugaan korupsi. Ia enggan membocorkan detail lebih lanjut.

>>> Kontingen Pesparawi Kaltara Bertolak ke Manokwari, Kenalkan Budaya Daerah

Informasi tiket dapat diperoleh melalui akun Instagram Da Lopez Entertainment.