Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana menambahkan bahwa program dengan metode Labirin Integritas ini fokus pada pembentukan karakter birokrasi.

"Program ini menjadi bagian dari gerakan nasional pembelajaran integritas ASN yang tidak hanya menanamkan nilai, tetapi juga membentuk karakter dan memperkuat budaya antikorupsi di birokrasi," kata Wawan Wardiana.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima piagam penghargaan dari KPK karena berhasil merealisasikan partisipasi sebanyak 7.245 ASN atau mencapai 289,8 persen dari target awal 2.500 orang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengutarakan bahwa edukasi melalui platform e-learning berfokus pada pembangunan komitmen antikorupsi di tingkat pegawai.

Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Uswatun Hasanah menjabarkan target per tahapan berikutnya untuk mengakomodasi total kapasitas ASN Jawa Tengah yang mencapai kisaran 47 ribu hingga 49 ribu orang.

Pemerintah Kota Tangerang turut terpilih menjadi salah satu dari 10 instansi pionir pada tahap pertama implementasi platform E-Learning ASN Berintegritas ini.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengapresiasi penunjukan daerahnya dan menyatakan kesiapan sistem e-learning untuk menghilangkan batasan waktu belajar bagi para pegawainya.

"Integritas adalah fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik.

>>> Udang Windu, Komoditas Andalan Pesisir yang Tembus Pasar Global

Ketika ASN kita bekerja dengan jujur, berintegritas, dan profesional, maka dengan sendirinya kinerja pemerintah akan meningkat," ujar Sachrudin.