Investor bertipe konservatif disarankan mengambil posisi overweight pada instrumen SBN.

Sementara itu, investor moderat dapat memadukan SBN dengan obligasi korporasi investment grade, dan investor agresif bisa memperbesar porsi obligasi korporasi lewat seleksi ketat.

Prospek pasar surat utang pada semester II 2026 dipandang masih konstruktif walaupun bayang-bayang volatilitas tetap membayangi pasar keuangan domestik.

Paruh kedua tahun ini diproyeksikan menjadi momentum bagi strategi carry trade dan income investing, dengan kupon obligasi sebagai sumber pendapatan utama para pemodal.

Bagi pelaku pasar jangka menengah dan panjang, situasi imbal hasil yang tinggi saat ini menjadi momentum tepat untuk melakukan akumulasi bertahap, khususnya pada SBN tenor 5 sampai 10 tahun dan obligasi korporasi layak investasi tenor 3 hingga 5 tahun.

"Secara keseluruhan, kami tetap overweight fixed income untuk semester II 2026.

>>> UMKM Sumsel Tumbuh Pesat, Sektor Kuliner Dominasi 60 Persen Pasar

Meskipun volatilitas jangka pendek masih tinggi akibat faktor global, level yield saat ini sudah cukup menarik untuk membangun posisi strategis sebelum siklus penurunan suku bunga berikutnya mulai terbentuk," tutupnya.